Dosen UPN Veteran Yogyakarta Beri Pelatihan Budidaya dan Olahan Singkong

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Sejumlah Dosen Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) menyelenggarakan Program Pengabdian bagi Masyarakat (PbM) berupa penyuluhan peningkatan produktivitas dan olahan aneka makanan dari singkong di Desa Prima “Melati Sari” Sumbersari, Moyudan, Sleman.

Desa Prima ‘Melati Sari” Sumbersari dengan Ketua Djumanah beranggotakan ibu-ibu rumah tangga yang berupaya untuk melakukan pemberdayaan perempuan yang maju dan mandiri di bidang ekonomi produktif untuk kesejahteraan keluarga masyarakat maupun bangsa.

UPNVY melaksanakan kerjasama dengan Desa Prima “Melati Sari” Sumbersari melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat sebagai salah satu bagian Tri Dharma Perguruan Tinggi. Program PbM sebagai program hibah dari UPNVY dilakukan oleh Endah Wahyurini, SP., M.Si. dan Dr. Dyah Sugandini, SE., MM., bertujuan menurunkan tingkat kemiskinan suatu wilayah melalui peningkatan produktivitas ekonomi perempuan secara terpadu dan bersinergi melalui perbaikan dan inovasi produk makanan olahan dari singkong.

Endah menuturkan, tanaman Singkong banyak dibudidayakan di desa Sumbersari, dan produk singkong dijual dalam bentuk ubi dan olahan makanan berupa singkong goreng, kripik singkong dan lemet. Melalu Program PbM, tim UPNVY memberi pelatihan antara lain pembuatan demplot singkong, teknik budidaya, olahan aneka makanan singkong, pengemasan produk, dan pemasaran secara online.

“Penyuluhan dan pendampingan yang dilakukan beberapa Dosen UPNVY juga melibatkan mahasiswa KKN angkatan 75 di dusun Gesikan, desa Sumbersari secara daring dan luring,” ujarnya, Minggu (13/06/2021).

Endah menyampaikan, mematuhi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) maka sebagian kegiatan dilakukan secara daring. Beberapa materi yang disampaikan di Desa Prima adalah mengenai teknik budidaya dan praktek pembuatan demplot singkong.

“Sedangkan materi produk olahan singkong dan desain logo kemasan melalui video tutorial yang diunggah di kanal YouTube,” ungkapnya.

Sementara itu, Dyah mengharapkan melalui Program PbM UPNVY ini dapat menggerakan perekonomian keluarga dan peningkatan kesejahteraan. “Diversifikasi pangan berbahan dasar Singkong dapat diolah menjadi singkong bola keju, cake singkong, dan stik singkong,” imbuhnya.

Selain itu, pengemasan yang baik dan higienis juga akan memiliki daya tarik tersendiri. “Demikian juga pemasaran secara online melalui akun instagram, wag, dan line lebih memudahkan, efisien, praktis, dan efektif saat ini.

Tim Program PbM UPNVY, selain memberikan motivasi, juga menghibahkan bantuan berupa pupuk dan media tanam. Selama kegiatan pelatihan dan pendampingan, para peserta terlihat sangat aktif dan bersemangat. (*)

BERITA REKOMENDASI