Fikes Unriyo Ambil Sumpah 123 Lulusan Profesi Ners

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Sebanyak 123 lulusan Program Studi Pendidikan Profesi Ners Program Profesi Fakultas Kesehatan (Fikes) Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo) mengikuti prosesi pengambilan sumpah yang dilaksanakan di Ballroom Indraprasta Sahid Jaya Hotel, Selasa (09/11/2020). Pengambilan sumpah ini menjadi salah satu syarat wajib untuk mendapatkan Surat Tanda Register (STR) yang nantinya dijadikan legalitas bagi seorang perawat melaksanakan praktik dalam profesinya.

Dekan Fikes Unriyo, Wahyu Rochdiat M, S.Kep.,Ns.M.Kep.Sp.Kep J mengatakan sebelumnya para lulusan setelah menyelesaikan pendidikan profesi langsunghdapat mengikuti yudisium untuk selanjutnya uji kompetensi. Namun kini dengan peraturan baru para lulusan setelah pendidikan profesi mengikuti uji komptensi dahulu baru bisa yudisium.

“Ini salah satu syarat bagi seorang ners untuk mendapatkan STR sehingga mereka bisa praktik. Untuk itu tahapan ini harus diikuti dengan menjalani sumpah profesi,” kata Wahyu Rochdiat didampingi Ketua Program Studi Pendidikan Fikes Unriyo, Deden Iwan Setiawan S.Kep.,Ns.M.Kep dalam Angkat Sumpah dan Pelantikan Ners Periode XIII Tahun Akademik 2021/2022.

Dikatakannya, seiring perkembangan zaman maka tantangan yang bakal dihadapi seorang perawat kedepan akan lebih berat. Apalagi ditengah pandemi seperti saat ini, dimana kebutuhan kesehatan bagi masyarakat akan sangat besar.

Ia juga mengingatkan seorang perawat harus selalu mengedepankan dan memegang teguh kode etika dalam menjalankan tugasnya. Dengan demikian maka seorang nurs akan mampu menjadi perawat yang berdedikasi dan profesional.

Sementara itu Ketua Panitia Angkat Sumpah dan Pelantikan Ners, Thomas Aquino Erjinyuare Amigo S.Kep.Ns.M.Kep.Sp.Kep.Kom mengatakan para peserta yang mengikuti pengambilan sumpah berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Dari 123 peserta 94 mahasiswa diantaranya menyandang predikat cumlaude dengan 15 mahasiswa mempunyai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,0.

Ia menambahkan, rangkaian pengambilan sumpah dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan (prokes). Seluruh peserta terlebih dahulu menjalani tes swab antigen dan semuanya dinyatakan negatif Covid-19.

“Prosesi ini hanya diikuti para peserta saja, sedangkan keluarga tidak diperkenankan hadir dan bisa menyaksikan secara virtual. Di dalam ruangan juga diatur sedemikian rupa sehingga jaraknya tak berdekatan serta seluruh yang mengikuti prosesi wajib bermasker,” jelasnya. (Van)

BERITA REKOMENDASI