3.100 Mahasiswa Siap Ikuti Kelas Bangkit 2022

Plt. Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kiki Yuliati mengatakan bahwa kementerian berusaha semaksimal mungkin untuk memfasilitasi anak bangsa, mengembangkan minat, potensi dan bakatnya melalui program Kampus Merdeka. Ia pun mengapresiasi Google sebagai mitra kementerian yang turut mendidik anak bangsa melalui Bangkit sehingga menjadi anak-anak bangsa yang unggul dan calon pemimpin masa depan.

Sementara itu, Muriel Makarim, Head of Brand Marketing Google Indonesia juga menuturkan, “Kami senang dapat kembali menghadirkan Bangkit pada tahun 2022. Kami melihat perbedaan signifikan dari peserta Bangkit yang tidak kami temukan di program lain, yaitu daya juang dan kegigihannya. Harapannya, mahasiswa lulusan Bangkit dapat memiliki kemampuan yang mumpuni untuk berkarier dan berinovasi di perusahaan kelas dunia maupun startup di Indonesia.”

Peserta Bangkit 2022 akan menempuh 900 jam pembelajaran untuk menguasai kurikulum Machine Learning, Mobile Development , dan Cloud Computing yang komprehensif sehingga mereka siap mengikuti ujian sertifikasi Google. Menariknya, 1 dari 3 peserta Machine Learning adalah perempuan.

Tak hanya keterampilan di bidang teknologi, siswa juga akan belajar soft skills dan bahasa Inggris untuk profesional yang dapat mendukung kebutuhan profesi mereka. Di penghujung program, peserta yang berhasil lulus akan mendapatkan token mengikuti ujian sertifikasi global dari Google dan kesempatan kerja dari Bangkit Career Fair. Tahun lalu, 67% dari pengambil ujian Google dari 2.250 lulusan Bangkit 2021 berhasil lulus sertifikasi. Sebanyak 44% lulusan Bangkit juga meraih pekerjaan setelah mengikuti program. Dan dari lulusan yang telah bekerja, 87% di antaranya mengonfirmasi bahwa Bangkit membantu mereka untuk meraih karier.

Semua manfaat dalam program Bangkit akan diberikan pada peserta terpilih, tanpa biaya. Mahasiswa yang sudah berada di semester 5 ke atas dapat mendaftarkan dirinya untuk mengikuti program ini melalui platform Kampus Merdeka. Mahasiswa yang sudah diterima, dapat diberikan pengakuan kredit yang akan disesuaikan dengan perguruan tinggi masing-masing.

BERITA REKOMENDASI