34 LPM PTN/PTS Sinergikan Program CSR

SOLO, KRJOGJA.com – Program Pengabdian Masyarakat Perguruan Tinggi perlu disinergikan dengan Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilakukan perusahaan. Sebanyak 34 Lembaga Pengabdian Masyarakat perguruan tinggi negeri dan swasta, Kamis (19/10/2017), menggelar Konferensi Nasional ke-3 di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo dalam upaya mensinegikan.

Sekretaris Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Prof Rina Indiastuti mengakui program CSR selama ini memang belum optimal karena banyak dilaksanakan secara tersebar dan memiliki konsentrasi sendiri. Kemenristekdikti juga terus berupaya mensinergikan seperti yang disampaikan 

"Konferensi nasional dengan tema 'Optimalisasi Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat'  bertujuan merumuskan konsep pemberdayaan untuk kerangka acuan optimalisasi peran perguruan tinggi dan dunia usaha dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat," tandasnya.

Ketua panitia konferensi, Dr Rudy Pramono dari Universitas Pelita Harapan menjelaskan konsep pemberdayaan sangat penting untuk memberikan perspektif positif terhadap orang miskin yang dipandang sebagai orang yang serba kekurangan. Melalui pemberdayaan masyarakat, akan dapat mewujudkan penyediaan sumber daya, kesempatan, pengetahuan, dan keterampilan bagi masyarakat.

Rektor UNS, Prof Dr Ravik Karsidi  menyatakan perguruan tinggi yang menghasilkan banyak penelitian dan inovasi tidak ada artinya kalau diaplikasikan dunia usaha. Sebaliknya, dunia usaha mempunyai dana corporate social responsibilty (CSR) yang bisa disinergikan untuk membiayai kegiatan pengabdian kepada masyarakat. (Qom)

BERITA REKOMENDASI