43.824 Peserta Ikut SBMPTN, PTN Yogya Sasaran Utama

SLEMAN, KRjogja.com – Seleksi Masuk Bersama Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) mulai dilaksanakan hari ini, Selasa (8/5/2018). Tercatat, 43.824 peserta mengikuti SBMPTN di Panlok 46 Yogyakarta dengan rincian 18.507 peserta mengikuti ujian kelompok Sains dan Teknologi (Saintek), 21.833 Sosial Humaniora (Soshum) dan 3.484 tes campuran.

Inspektorat Jenderal Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Irjen Kemenristekdikti), Prof Dr Jamal Wiwoho MHum mengatakan peningkatan peserta SBMPTN di Panlok 46 merupakan bukti predikat Kota Pendidikan di Yogyakarta masih santer terdengar.

"Kalau melihat secara nasional, lima PTN di DIY masih menjadi favorit. Julukan kota pendidikan di Yogyakarta tetap seperti magnet, menarik perhatian calon-calon mahasiswa kuliah di sini," ujarnya dalam konferensi pers di Ruang Sidang Utama Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Selasa (8/5/2018).

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga (Suka), Prof Drs Yudian Wahyudi MA PhD mengatakan tahun ini peminat SBMPTN di UIN naik secara signifikan. Dari 17 program studi (prodi) yang ditawarkan, tahun lalu mampu mendatangkan peminat 9.698 dan tahun ini 10.964. "Artinya, di UIN SUKA peminatnya naik hingga 12 persen atau 1.266," tuturnya. 

Peserta yang dijumpai KRjogja.com, Miftah (17) mengaku Yogyakarta memang kota pendidikan impian. Sejak 21 April lalu, Miftah sudah sampai di Yogyakarta dari Sorong, Papua, mengikuti berbagai les dan bimbingan belajar demi masuk ke PTN favorit."Saya rencana kuliahnya di Yogya, UGM dan UPN, belajar Teknik Kimia. Saya kesini sendiri, tidak didampingi orangtua," katanya. 

Miftah yang merupakan anak kedua dari dua bersaudara tidak menampik soal yang diberikan di tes SBMPTN tidak mudah. Namun, ia tetap berusaha sebaik mungkin menyelesaikannya. "Mohon dukungan dan doa saja," tutupnya. (M-1)

BERITA REKOMENDASI