616 Ribu Sarjana Masih Menganggur

JAKARTA, KRJOGJA.com –  Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir di Jakarta Senin (26/03/2018) menjelaskan ada 616 ribuan sarjana menganggur. Jumlah itu, sekitar 8,8 persen dari total tujuh juta pengangguran di Indonesia.

"Kita tahu di setiap tahunnya terjadi peningkatan jumlah sarjana, namun sedikit yang langsung diterima bekerja. Karena itu perlu diperluas lapangan kerja dan meningkatkan produktivitas. Ini merupakan agenda utama pemerintah kedepan dalam membuat kebijakan," ungkap Menristek Dikti.

Mohammad Nasir menjelaskan saat ini memasuki era revolusi industri 4.0, yaitu era disrupsi teknologi, era berbasis Cyber Physical System. Ini merupakan tantangan baru yang dihadapi oleh negara-negara di ASEAN untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM)nya.

Perguruan tinggi, kata Nasir sebagai lembaga pencetak sumber daya manusia yang unggul diharapkan dapat berkontribusi pada upaya peningkatan daya saing bangsa. Pasalnya Indonesia memiliki banyak potensi yang dapat dijadikan sumber penguatan ekonomi bagi bangsa Indonesia.

Menteri Nasir juga klaim, pihaknya terus berupaya mendorong peningkatan daya saing bangsa. Di bidang pendidikan tinggi, Ia menyampaikan pentingnya kontribusi perguruan tinggi dalam mempersiapkan tenaga kerja yang terampil dan berpendidikan tinggi serta berwawasan global.

"Perguruan tinggi harus mampu menghasilkan sumberdaya yang mampu bersaing secara global," ujar Menristekdikti. (Ati)

BERITA REKOMENDASI