AKS-AKK Yogyakarta Kreasikan Busana Wastra Nusantara Ramah Lingkungan

YOGYA, KRJOGJA.com – Mengusung tema Wastra Nusantara sebagai Future Sustainable Fashion, Akademi Kesejahteraan Sosial “AKK” Yogyakarta menggelar studium general di Kampus AKS-AKK Yogyakarta, Selasa (25/2). Studium general tersebut membahas mengenai fashion yang ramah lingkungan.

“Wastra nusantara artinya kain yang diciptakan oleh semua daerah di seluruh nusantara. Itu bisa dijadikan menjadi suatu karya yang bagus dengan desain yang bagus,” jelas Direktur AKS-AKK Dra Prihatin Saraswati MA, didampingi Ketua Yayasan Samodra Ilmu Cendekia (YSIC) Drs H Soenarto Sulaiman MM.

Menurut Saraswati, sustainable berarti meneruskan atau mengimplementasikan isu global tentang Sustainable development goals (SDGs). Yang memiliki beberapa unsur yang salah satunya terdiri dari ekosistem.

Saraswati menjelaskan, menjaga ekosistem salah satunya dengan nguri-uri sumber daya agar bumi tetap terjaga kelestariannya. Misalnya, dalam hal busana harus menggunakan pewarna yang alami atau menggunakan bahan-bahan yang mudah diurai. “Kalau bisa menggunakan peralatan yang paling sedikit kimianya. Agar tidak merusak bumi sehingga tetap ramah lingkungan,” jelas Saraswati.

Desainer Indonesia Fashion Chamber (IFC) Isyanto yang hadir sebagai pembicara menyampaikan, kain wastra merupakan kain nusantara yang dapat berupa kain tenun, lurik, batik, songket, dan sebagainya. Ia menyampaikan, dalam mengonsep sebuah desain busana itu harus mengetahui terlebih dulu tentang tema besar. Harus melihat busana tersebut akan digunakan dalam peristiwa apa.

Kemudian, juga harus memahami motif dan filosofi dari kain dan mencari inspirasi sesuai dengan kain yang dipilih. Setelah itu, membuat desain atau sketsa busana. Terakhir, pemahaman tentang mood board dan menuangkan bentuk pada busana. “Dalam proses pembuatannya pun harus dengan kehati-hatian agar busana menjadi satu kesatuan kreasi yang kreatif inovatif dan indah,” ujar Isyanto, didampingi moderator Dosen Prodi Apprel Design atau Tata Busana AKS-AKK Dra Jumariah MPd.

Kaprodi Apparel Design atau Tata Busana AKS-AKK Dra Titin Prihatini MPd, menyebutkan, kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa tata busana AKS-AKK, khususnya semester enam karena sebentar lagi ada gelar cipta busana. Harapannya mereka akan mendapatkan arahan awal agar dapat mendesain atau menciptakan karya dengan bagus sesuai dengan tema yang ditentukan. Turut hadir perwakilan SMK se-DIY. “Tujuannya agar mereka tertarik untuk melanjutkan studi ke AKS-AKK, khususnya di jurusan tata busana,” imbuh Titin.

Titin menyampaikan, di gelar cipta busana nantinya para mahasiswa semester enam akan menciptakan model busana dengan menggunakan kain wastra nusantara. “Mereka dapat memodifikasi busana dengan porsi kain wastra nusantara 70 persen dan kain lain sebanyak 30 persen. Yang rencananya, hasilnya akan ditampilkan sekitar bulan Juni setelah UAS di Hotel Grand Inna Malioboro,” tutur Titin. (*)

BERITA TERKAIT