Anak Temuan Harus Dilindungi Hak-haknya

YOGYA, KRJOGJA.com – Siti Muniroh, mantan Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Agama Yogyakarta melakukan penelitian untuk menganalisis bagaimana dampak hukum terhadap status pengangkatan anak temuan berdasarkan nalar maqasidus syar’i serta relevansinya terhadap pengembangan hukum Islam.

Penelitian ini dilakukan Siti untuk memenuhi salah satu syarat guna memperoleh gelar Doktor dalam Bidang Hukum Islam di Prodi Hukum Islam, Program Doktor, Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI), Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.

Menurut Siti, melalui pendekatan maqasid al syari’ah doruriyah bahwa anak-anak (termasuk anak temuan) harus dilindungi hak-haknya, baik hak kehidupannya (an nafs) maupun akal pikiran nya (al aql), hak nasab, agama, serta memperhatikan hak-haknya termasuk dalam hak nya memperoleh wasiat wajibah/hak waris dari orang tua yang mengangkatnya (al maal).

UII

BERITA REKOMENDASI