Bahasa dan Budaya RI Disukai Asing

SEMARANG (KRjogja.com)- Ketua Asosiasi Pengajar dan Pegiat Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (APPBIPA) Jateng Yusro Edy Nugroho SS MHum menyatakan pemerintah semakin memperhatikan pengembangan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan kesatuan NKRI serta menjadi bahasa internasional di kemudian hari. 
Salah satu tindakan nyata pemerintah dalam internasionalisasi bahasa Indonesia di antaranya semakin banyak menerima mahasiswa asing (darmasiswa) untuk studi di berbagai perguruan tinggi (PT) Indonesia dengan kompetensi inti tentang bahasa Indonesia dan kebudayaan Indonesia.

"Selain itu, pemerintah juga semakin banyak mengirim tenaga pengajar BIPA ke berbagai negara di dunia, hampir 80 negara. Orang asing semakin tertarik mempelajari bahasa dan budaya Indonesia karena pentingnya Indonesia bagi mereka baik di bidang ekonomi, politik, budaya dan aspek aspek lainnya. Dibanding bahasa lain di Asean, bahasa Indonesia memang paling siap dan paling gencar mengarah ke internasionalisasi didukung sarana prasarana untuk itu sangat ada dan terbuka luas" ujar Yusro Edy Nugroho pada pelatihan pemula pengajar BIPA yang diselenggarakan Unissula bekerjasama dengan Balai Bahasa Jateng dan APPBIPA Jateng.

Lebih lanjut menurut Yusro Edy, di Jateng, meski relatif terlambat dibanding Jatim dan Jabar, BIPA Jateng berkembang cukup pesat dengan semakin banyaknya perguruan tinggi (PT) di Jateng yang membuka kelas kelas pengajaran BIPA lewat UPT Bahasa ataupun kantor urusan internasional di PT. (Sgi) 

BERITA REKOMENDASI