BAN-PT Ubah Nama Akreditasi Perguruan Tinggi

JAKARTA, KRJOGJA.com – Direktur Dewan Eksekutif Badan Akreditasi Perguruan Tinggi (BAN-PT) Tjan Basaruddin mengatakan BAN-PT akan mengubah nama peringkat akreditasi perguruan tinggi dari A,B,C menjadi baik,baik sekali dan unggul .

Demikian Direktur BAN-PT Tjan Basaruddin ,didampingi Sekjen Kemristekdikti Ainun Naim pada Peluncuran instrumen akreditasi yang baru atau versi 3.0, Rabu (28/03/2018) malam,di El Royal Hotel, Jakarta Utara.  

Tjan juga  menjelaskan Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi (IAPT) yang baru memiliki beberapa fitur utama seperti lebih berorientasi pada output dan outcome dibanding instrumen sebelumnya yang lebih menitikberatkan input. Selain itu hasil akreditasinya akan dinyatakan dalam bentuk status dan peringkat seperti status terakreditasi atau tidak terakreditasi, sementara untuk peringkat baik, baik sekali, dan unggul.

"IAPT yang baru ini juga didasarkan pada aspek misi penyelenggaraan dan tata kelola perguruan tinggi.  Aspek misi dibagi menjadi 2 yaitu akademik dan vokasi. Sementara pada aspek tata kelola dibagi menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH), Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN-BLU),  Perguruan Tinggi Negeri Satuan Kerja (PTN Satker), dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS)," imbuhnya.

Tjan menambahkan BAN-PT menetapkan waktu transisi selama 6 bulan untuk penggunaan IAPT yang baru dimana secara efektif akan diberlakukan mulai 1 Oktober 2018. Sementara saat ini masih menggunakan instrumen yang lama. 

"BAN-PT akan menyelenggarakan pelatihan penggunaan instrumen baru bekerjasama dengan Kopertis (LLDikti), asosiasi perguruan tinggi, serta pihak lain yang terkait," ucapnya.

Pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menyambut baik upaya Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dalam mengembangkan sistem akreditasi perguruan tinggi di Indonesia.

Berdasarkan Permenristekdikti No. 32/2016, BAN-PT diamanatkan untuk mengembangkan instrumen akreditasi yang relevan dengan pengembangan sektor pendidikan tinggi di Indonesia dan mengikuti perkembangan global. (Ati

BERITA REKOMENDASI