Bedakan Pinjol Legal dan Ilegal

SOLO, KRJOGJA.com – Prof Dr Irwan Trinugroho, pakar Manajemen Keuangan Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo memberikan cara membedakan pinjaman online (pinjol) legal atau ilegal. Ini disampaikan agar masyarakat tidak mudah tergiur pinjol ilegal.

“Perlu dicermati pinjol legal, aplikasi hanya bisa mengakses tiga hal yakni kamera, location dan microphone. Kamera untuk mengecek wajah nasabah. Location untuk mengecek alamat rumah nasabah dan microphone untuk mengecek suara nasabah. Sedang pinjol ilegal bisa mengakses apapun yang ada di handphone nasabah,” kata Dr Irwan kepada wartawan, Rabu (29/12/2021).

Karena data apa saja di handphone bisa diakses termasuk kontak dan isi galeri nasabah, maka ketika sulit menagih pinjol ilegal menyasar ke kontak yang ada. Kadang disertai ancaman menyebar data pribadi nasabah.

Menurut Irwan sebenarnya sudah banyak edukasi bahaya pinjol ilegal. Tapi masih saja ada yang terjerat. Karena mereka terdesak kebutuhan, sementara untuk mendapatkannya relatif mudah. Tinggal download aplikasi, tanpa memikirkan resiko.

“Kenyataan ini sebagai bukti perlunya edukasi soal perencanaan keuangan kepada masyarakat. Bagaimana cara pandai mengelola uang, mengatur cash flow, dan menyediakan dana darurat,” ujarnya.

UNS

BERITA REKOMENDASI