Belasan Kasek SMA/K Jateng Short Course Ke Thailand

BANGKOK,KRJOGJA.com – Difasilitasi Internasional Office (IRO) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jateng, belasan kepala SMA dan SMK Muhammadiyah ataupun SMA/SMK umum melakukan internasional mobility program 'Benchmarking of Indo-Thai Education' atau short course pendidikan ke Thailand. 

Dipimpin Wakil Rektor I Unimus Dr Sri Darmawati Msi,  Wakil Ketua PWM Jateng Dr Rozihan SH MAg yang juga anggota BPH Unimus dan Direktur IRO Unimus Muhammad Yusuf PhD, para kepala sekolah belajar di Hatyai University Thailand tentang active learning dan sistem pendidikan tinggi dan pendidikan menengah  di Thailand.  

Mereka diterima  oleh Vice President for Academic Services and Activity Affairs Hatyai University Asst Prof Dr Anan Tipayarat ,  Dr Patcharee Scheb-Buenner (Dean of Didyasarin Internasional College ( DRIC))  Hatyai University dan Dr Kanlaya Tansakul Head of Comminity Public Health Departement,  Faculty of Science and Technology Hatyai University. 

Menurut Dr Sri Darmawati,  SMA dan SMK sangat perlu jejaring internasional sebagai peningkatan mutu pendidikan sekolah.  Penting pula sebagai salah satu poin saat akreditasi sekolah. Sekaligus membuka wawasan mereka tentang pendidikan di negara lain yang bisa dijadikan referensi atau pembanding dengan sistem pendidikan kita.

Senada, Dr Rozihan menyatakan PW Muhammadiyah Jateng mengapresiasi langkah Unimus yang memfasilitasi para kasek SMA/K Muhammadiyah serta sekolah umum sebagai langkah internasionalisasi sekolah.  Pada program ini para kasek selain banyak belajar di Hatyai University, Prince Songhkla University, juga di Vocational School of Hatyai (Hatyaiwittayalai School).

“Para kepala sekolah perlu pula tahu perkembangan pendidikan dasar, menengah dan tinggi di negara lain termasuk Thailand. Sehingga wawasan mereka bisa semakin terbuka, tidak seperti katak dalam tempurung dan nantinya semakin menyadari akan kelebihan dan kekurangan sekolah yang dipimpinnya. Mereka nantinya bisa share ke para guru dan siswa di sekolah mereka. Dalam ajaran Islam pun diwajibkan melakukan perjalan terlebih dengan tujuan baik atau mulia seperti belajar atau menuntut ilmu” tandas Wakil Ketua PWM Jateng ini. (sgi) 

BERITA REKOMENDASI