Berbagi Ilmu Bidang Kesehatan Di Tengah Pandemi Covid-19, UAA Gelar APHNI 2021

YOGYA, KRJOGJA.com – Perkembangan pandemi COVID-19 terjadi begitu cepat, penularannya meluas ke berbagai negara dalam waktu singkat. Bahkan, pandemi COVID-19 berdampak ke semua aspek kehidupan, baik perekonomian maupun bidang kesehatan.

Untuk mengetahui seberapa besar dampak pandemi terhadap bidang kesehatan, Universitas Alma Ata (UAA) Yogyakarta menggelar konferensi internasional bertajuk The 3rd Asia Pacifik Partnership on Health and Nutrition Improvement Conference (APHNI) 2021 selama 3 hari mulai 14 hingga 16 Oktober 2021. Konferensi ini menghadirkan Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendidikan, Riset dan Teknologi hingga sejumlah akademisi dan pakar di bidang kesehatan dari beberapa negara.

Antara lain Prof. Joel Gittelsohn dari Amerika Serikat, Prof.Dr Sopen Chunuan dari Thailand, Prof. Dr Vimal Karani dari Inggris, Prof. M Khanapi Abdul Ghani dari Malaysia, Prof. Yi Hua Chen dari Taiwan serta peneliti lain dari dalam dan luar negeri.

Dalam keterangan kepada media, Rektor UAA Prof. dr H Hamam Hadi, MS, Sc.D,Sp.GK mengatakan tantangan bidang kesehatan di masa pandemi akan menguji kesiapan SDM Kesehatan di Indonesia dan beberapa negara. Menurutnya, perkembangan teknologi, khususnya bidang kesehatan, mendisrupsi kedigdayaan konsep kesehatan lama dan berdampak pada aspek sosial-budaya dari kesehatan masyarakat.

“Dampaknya tidak hanya bagaimana masyarakat bisa terhindar dari covid-19, melainkan juga bagaimana masyarakat bisa tetap sehat ditengah hantaman ekonomi, sosial dan budaya akibat pandemi. Pandemi ini menimbulkan tantangan-tantangan dalam kesehatan di masyarakat,” jelasnya di kampus UAA, Selasa (12/10/2021).(*)

BERITA REKOMENDASI