Berbasis IoT, UST Luncurkan Teknologi Basmi Hama Padi Ramah Lingkungan

SLEMAN, KRJOGJA.com – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta berhasil menciptakan teknologi tepat guna ‘Techno-Pest Control berbasis IoT’ sebagai alat pembasmi hama wereng dan belalang. Tim diketuai Dianna Ratnawati MPd dengan anggota Setuju MPd dan Ir Zamroni MP. Program ini dibiayai oleh Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Dianna mengatakan, pembuatan teknologi tepat guna ini dilatarbelakangi masalah yang dihadapi petani di Padukuhan Pondok Condongcatur Depok Sleman, yaitu serangan hama wereng dan belalang yang merusak tanaman padi. Meski sudah dilakukan penyemprotan pestisida secara serempak, tetap saja populasi hama susah dikendalikan/dibasmi. “Penggunaan pestisida secara terus menerus ini juga berdampak pada penurunan tingkat kesuburan tanah, pencemaran air, dan mengganggu saluran pernafasan,” terang Dianna kepada KRJOGJA.com, Rabu (12/8/2020).

Menurut Dianna, alat techno-pest control menjadi alternatif solusi membasmi hama yang didesain pada frekuensi 40kHz dengan output suara dari speaker dan terintegrasi dengan motor servo yang dapat berputar 360 derajat. Suplay daya alat memanfaatkan solar cell yang disimpan pada baterai. Alat ini dilengkapi sensor DHT11 untuk mengetahui kondisi suhu dan kelembapan di area persawahan yang dapat mendeteksi perkembangbiakan hama wereng maupun belalang. Data dari sensor DHT11 kemudian dikirim ke database server melalui ethernet shield yang terhubung dengan jaringan Internet.

UST

BERITA REKOMENDASI