Berikut, Kuota SNMPTN, SBMPTN dan Seleksi Mandiri 2019

JAKARTA, KRJOGJA.com ,-  Daya tampung penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri e(PTN) melalui jalur SNMPTN  minimal 20% dari kuota daya tampung tiap program studi (prodi) di PTN.
Sedangkan jalur SBMPTN minimal 40%, dan seleksi mandiri maksimal 30%.
Demikian Menristekdikti Mohamad Nasir,ketika dihubungi Kamis (3/1 2019).

Sementara itu, pelaksanaan SBMPTN hanya ada satu metode tes, yaitu melalui ujian tulis berbasis komputer (UTBK). Metode ujian tulis berbasis cetak (UTBC) ditiadakan. Adapun UTBK berbasis Android untuk sementara belum diterapkan karena masih dalam tahap pengembangan. Materi tes yang dikembangkan dalam UTBK 2019, yaitu tes potensi skolastik (TPS) dan tes kompetensi akademik (TKA) dengan kelompok ujian sain dan teknologi atau sosial dan humaniora.

Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristek-Dikti Ismunandar mengatakan pemerintah (Kemenristek-Dikti -red) dijadwalkan Jumat (4/1 2018) akan  meresmikan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).
 Lembaga penyelenggara seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) itu akan mulai bertugas pada penerimaan mahasiswa baru tahun ini.

"LTMPT dalam proses pematangan dan direncanakan baru akan diluncurkan saat Rapat Kerja Nasional Kemenristek-Dikti di Semarang pada 4 Januari 2019 besok," ujarnya.

Menurutnya, unsur LTMPT akan dipilih Kemenristek-Dikti dari kalangan perguruan tinggi. Sejumlah tugas LTMPT, antara lain mengelola dan mengolah data calon mahasiswa baru untuk bahan seleksi melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Negeri (SNMPTN) dan jalur Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) yang dipimpin setiap rektor PTN. Kemudian, melaksanakan ujian tulis berbasis komputer (UTBK). (ati)

 

BERITA REKOMENDASI