Berkontribusi Cetak Calon Pemimpin Unggul Masa Depan

YOGYA, KRJOGJA.com – Universitas Gadjah Mada (UGM) terus memperkuat kerja sama dengan para mitranya. Salah satunya PT Bank Syariah Mandiri (BSM) yang menyerahkan program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa bantuan dana program pengembangan ekonomi pesantren Fakultas Peternakan UGM sebesar Rp 500 juta. Kemudian bantuan dana pembangunan ruang Takmir Masjid Al Ardhu, Fakultas Geografi UGM sebesar Rp 300 juta dan bantuan beasiswa bagi mahasiswa Sekolah Vokasi UGM sebesar Rp 100 juta.

Direktur Teknologi dan Operasional BSM Achmad Syafii mengatakan, program CSR ini merupakan wujud kepedulian BSM mendukung UGM dalam mencetak para calon pemimpin bangsa yang unggul. Selain program CSR, kerja sama juga diwujudkan dalam bentuk lain. Seperti Islamic Sociopreneur Development Program (ISDP) yang telah diadakan sebelumnya, untuk mencetak para sociopreneur yang tangguh. "Komitmen BSD adalah memberi kemanfaatan bagi masyarakat (umat)," terang Syafii disela penandatangan nota kesepahaman kerja sama dan penyerahan CSR di Ruang Sidang Pimpinan Rektorat UGM Yogyakarta, Rabu (12/12/2018).

Di era teknologi digital, BSM juga terus meningkatkan layanan berbasis digital (salah satunya mobile banking) untuk memudahkan para nasabah dalam bertransaksi, termasuk kemudahan pembayaran mahasiswa. Menurut Syafii, di sektor perbangkan syariah, BSM yang masuk kategori BUKU III merupakan bank syariah terbaik nasional dengan aset terbesar. Sedangkan di jajaran bank konvensional (bank umum), BSM menduduki peringkat 16 nasional. "Kerja sama dengan UGM sangat penting karena BSM nantinya juga membutuhkan SDM berkualitas yang dihasilan oleh universitas," katanya.

Rektor UGM Prof Ir Panut Mulyono MEng DEng menyambut baik program CSR dari BSM. Menurutnya, dengan membantu UGM, berarti BSM juga turut menjaga NKRI. Pasalnya, para lulusan UGM nantinya akan terjun ke berbagai sektor pekerjaan dalam rangka merawat negeri. Dikatakan Rektor, sekitar 30 persen mahasiswa UGM berasal dari keluarga ekonomi rendah. Sehingga bantuan beasiswa dari BSM akan sangat membantu studi para mahasiswa tersebut. Selain itu, CSR untuk kegiatan ektra kurikuler juga sangat penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang berjiwa sosiopreneur. "Semakin banyak sosiopreneur di Indonesia maka pertumbuhan ekonomi juga akan semakin bagus," katanya. (Dev)

BERITA REKOMENDASI