BPPT Akan Berikan Award Kepada Para Inovator Lokal

JAKARTA (KR)- Badan Pengkajian  dan Penerapani (BPPT) , Senin (9/12 2019) besok akan menyiapkan penghargaan khusus bagi para inovator yang hasil inovasi nya bermanfaat besar bagi masyarakat, serta berhasil dikomersialisasikan secara massal. 
Demikian Sekretaris Utama BPPT, Dadan Moh. Nurjaman di Jakarta,Sabtu (7/12 2019).

Apresiasi kepada inovator lokal, dibutuhkan sebagai salah satu langkah BPPT dalam menumbuhkembangkan ekosistem inovasi di Indonesia.

 
BPPT Innovator Award  akan diselenggarakan pada hari Senin  (9/12 2019), dan dihadiri juga Menteri Riset Teknologi Bambang PS. Brodjonegoro. “Kalau mau Indonesia Maju dan memiliki daya saing yang kuat, tentu kuncinya adalah pada pendayagunaan dan penguasaan teknologi, BPPT siap mendukung. Tahun 2020 kedepan juga kami telah siapkan program strategis seperti peningkatan kemandirian bahan baku obat berbahan lokal, pendayagunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence, serta program strategis nasional lainnya,” tegasnya.

Perkembangan teknologi dikatakan tidak dapat dipisahkan dari kebutuhan masyarakat di era revolusi industri 4.0. BPPT pun saat ini terus mendorong Ekosistem Inovasi sebagai salah satu langkah strategis dalam membangun kompetensi nasional, dalam menghadapi era revolusi industri 4.0, jelasnya.
 

Sementara, Sekretaris Utama BPPT, Dadan Moh. Nurjaman menuturkan bahwa dalam membangun ekosistem inovasi, BPPT memerlukan kolaborasi lintas sektor meliputi akademisi, industri serta pemerintah yang dikenal dengan nama sinergi ABG, Akademisi, sektor Bisnis, dan Government atau pemerintah, jelas Dadan.
 
Sebagai upaya membangun sinergi kalangan ABG kata Dadan, BPPT juga akan menghelat gelaran BPPT Innovation Day, yang akan mempertemukan kalangan akademisi, bisnis, dan pemerintah di Gedung Pusat Inovasi dan Bisnis Teknologi BPPT, Kawasan Puspiptek, Tangerang Selatan.
 
Era revolusi industri 4.0 ini diiringi kemajuan, serta perubahan yang cepat dan dinamis. Era industri 4.0 menuntut Indonesia untuk terus bertransformasi, termasuk dalam penerapan inovasi.  Fenomena disrupsi digital yang terus terjadi juga harus dapat diantisipasi, apabila kita tidak melakukan inovasi maka kita akan tertinggal, katanya.
 
Disebutnya, BPPT dengan kompetensi teknologi yang dimiliki, akan terus berupaya dalam mendorong terciptanya budaya inovasi dan menggandeng seluruh mitra dalam mendukung lahirnya ekosistem inovasi yang akan berdampak pada majunya Indonesia di era revolusi industri 4.0.
 
Inovasi merupakan kata kunci dalam mendorong pembangunan Indonesia yang maju, mandiri serta berdaya saing dan gelaran acara BPPT Innovation Day 2019 memiliki peranan untuk mengingatkan pentingnya membangun budaya dan ekosistem inovasi. Sekarang saatnya bangkit dan mulai berpikir bahwa inovasi merupakan langkah awal dari sebuah keunggulan daya saing, ujarnya.
 
Inkubasi Bisnis Teknologi
 
Perlu diketahui, ekosistem inovasi merupakan pendekatan yang dilakukan BPPT dalam meningkatkan kinerja inovasi. Dalam mewujudkannya, dibutuhkan dukungan para stakeholder melalui kolaborasi dan kerjasama untuk menghasilkan lingkungan yang mendukung aktivitas inovasi. Menambahkan penjelasan Sekretaris Utama BPPT, Deputi Pengkajian Kebijakan Teknologi (PKT) BPPT Gatot Dwianto menguraikan terkait pola kerja sama yang selama ini dilakukan BPPT dalam mendorong terciptanya ekosistem inovasi.
 
Pola kerja sama itu meliputi kerjasama lisensi yang dilakukan Pusat Layanan Teknologi (Pusyantek) yang bertujuan untuk menerapkan hasil invensi BPPT ke dalam industri yang sudah eksisting. Kemudian inkubasi bisnis berbasis teknologi oleh Balai Inkubator Teknologi (BIT) untuk menciptakan wirausaha baru berbasis teknologi.(Ati)
 

 

BERITA REKOMENDASI