Closing Ceremony Darmasiswa

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA (KRjogja.com) – Program Darmasiswa UAJY periode 2016/2017 telah usai, mahasiswa darmasiswa pun mengadakan acara penutupan. Program ini ditangani oleh Kantor Kerjasama dan Promosi (KKP) UAJY bekerjasama dengan Kantor Pelatihan Bahasa dan Budaya (KPBB) UAJY. KKP dan KPBB melakukan pendampingan mahasiswa Darmasiswa selama di Indonesia.

Program Darmasiswa merupakan program pemerintah yang memberi beasiswa pada orang asing yang belajar Bahasa dan Budaya Indonesia. UAJY sebagai Perguruan Tinggi Swasata telah dipercaya oleh pemerintah sejak tahun 2008. Program Darmasiswa ini meliputi belajar Bahasa Indonesia dan program-program Budaya Indonesia lainnya. “Setiap tahun program Budaya Indonesia tentu berbeda, tahun ini diadakan field trip, pembutaan Jamu, dan permainan tradisional” ujar Weny staff KKP.

Pada Jumat, 12 Mei 2017 para mahasiswa darmasiswa ini mengucapkan salam perpisahan sekaligus ucapan terima kasih. Mereka berasal dari berbagai 8 negara, diantaranya Italia dan USA yang menjadi pembicara closing ceremony. Pada acara ini pembicara berkesempatan menceritakan pengalamannya selama belajar bahasa dan budaya di Indonesia. “Saya sangat berterimakasih pada para dosen, teman-teman Indonesia yang telah sabar membantu saya di sini” ujar Elisa mahasiswa dari USA.

Mengusung tema “Indonesia-Mu, Indonesia-Ku juga”, acara ini diharapkan mampu memberi sumbangan bagi para mahasiswa asing agar mampu meneruskan keindonesiaan hingga nanti ketika mereka pulang. Suasana di Kampus I Gedung Alfonsus UAJY menjadi riuh ketika sharing pengalaman mahasiswa Darmasiswa. “Pada awal pertama saya ke Indonesia saya tidak mengerti sama sekali bahasa Indonesia, dan saya tinggal di Kos jadi saya kesulitan untuk membeli makanan” ujar seorang mahasiswa asal Thailand.

Pada penghujung acara Illaria Montagno mahasiswa dari Italia memberikan deskripsi Indonesia menurut pandangannya. “Indonesia bagiku adalah guru, karena di Indonesia saya selalu belajar hal baru, melatih saya untuk lebih sabar dan menghargai orang lain” ungkapnya. Di tutup dengan ucapan perpisahan dari Paulina Candra selaku pengajar Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) “semoga setelah ini kalian tidak berhenti belajar Bahasa Indonesia dan pada kalian kami titipkan penyebaran Bahasa Indonesia”. (Bertha)

BERITA REKOMENDASI