Dalam Pekerjaan Konstruksi, Keselamatan Publik Harus Diperhatikan

YOGYA, KRJOGJA.com – Kecelakaan konstruksi tidak hanya berdampak pada kemalangan jiwa pekerja (individu) saja, melainkan juga bisa mengancam keselamatan publik, menimbulkan kerugian harta benda dan menyebabkan kerusakan lingkungan. “Keselamatan publik harus diperhatikan dalam pekerjaan konstruksi,” terang Dosen Teknik Sipil, Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (UCY) Dr Rossy Armyn Mahfudiyanto ST MT dalam webinar bertema ‘Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi’, beberapa waktu lalu.

Webinar diselenggarakan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik (FT) UCY, menghadirkan pembicara lain, Engineer dari PT Multi Phi Beta-Banten Ir Abdul Muntholib MT dipandu moderator Dosen Teknik Sipil UCY Muhammad Arifin ST MEng. Turut mengikuti webinar antara lain Wakil Rektor I UCY Paryanto Rohma SAG MIpol dan Dekan FT UCY Heri Kristiyanto ST MT.

Dijelaskan Rossy, penyebab utama kecelakaan konstruksi antara lain buruknya penerapan kebijakan Sistem Manajemen Kesehatan & Keselamatan Kerja (SMK3). Selain itu kelembagaan yang tidak terintegrasi serta budaya keselamatan yang buruk. “Dengan intervensi sistem kebijakan yang efektif akan membentuk sistem kelembagaan yang kuat sehingga terbentuk budaya keselamatan pada perusahaan dan dapat meningkatkan tingkat kematangan dan kinerja keselamatan konstruksi,” imbuhnya.

BERITA REKOMENDASI