Dies Natalis ke 47, AKS-AKK Cetak Mahasiswa Milenial Siap Kerja

YOGYA,KRJOGJA.com – Akademi Kesejahteraan Sosial “AKK” (AKS-AKK) Yogyakarta rayakan Dies Natalis ke 47. Dengan mengusung tema Optimalisasi Jiwa Wirausaha menuju Era Milenial pada Selasa (3/3) di kampus AKS-AKK Yogyakarta.

Direktur AKS-AKK Dra. Prihatin Saraswati, M.A. menyebutkan Dies Natalis tersebut seharusnya jatuh pada 1 Maret, tetapi karena 1 Maret jatuh pada hari Minggu sehingga tidak memungkinkan untuk diadakan sebuah agenda. “Acara Dies ini sebenarnya sudah dilaksanakan beberap minggu yang lalu, dengan mengadakan beberapa lomba UKM-UKM baik dari Boga, Busana dan Rias,” tutur Saraswati.

Saraswati menyebutkan untuk Tata Boga ada lomba fruit carving. Tata Rias ada lomba make up ke sekolah, kuliah, maupun make up bold untuk panggung. Dan yang Tata Busana mengadakan lomba membuat batik eco print. “Yang seru, ada lomba untuk para bapak-bapak yaitu lomba masak nasi goreng untuk seluruh karyawan dan dosen,” imbuhnya.

Di acara puncak terdapat acara seminar dengan pembicara Ketua Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) DPD DIY Dra. Sri Wahyuni Dewi, M.M. Dewi dipilih karena ia dianggap lebih mengetahui wirausaha boga khususnya yang ada di Yogyakarta. “Sehingga akan lebih tahu tentang usaha kuliner yang diminati di Yogyakarta saat ini apa saja,” jelas Saraswati.

Sarawati berharap diusia ke 47, AKS-AKK bisa memenuhi kriteria dari pemeringkatan perguruan tinggi yang meliputi Tridharma. Ia juga berharap AKS-AKK dapat mencetak wirausaha-wirausaha muda yang sesuai dengan imbauan pemerintah. “Yakni harus mencetak tenaga kerja yang siap menjadi wirausaha yang sukses,” tuturnya.

Dewi juga berharap di era milenial seperti sekarang para mahasiswa tetap mau berproses dan tahan banting, karena segala sesuatu tidak ada yang instan. “Selama ini AKS-AKK dikenal selalu melahirkan wirausaha unggul di bidang boga, busana, dan rias,” tutur pemilik katering Sari Dewi yang dibangun sejak 1996 itu.

Ia juga menambahkan, membangun sebuah bisnis itu tidak mudah, harus mau bekerja keras dan memberikan yang terbaik. Disiplin dalam hal apapun, disiplin waktu, membayar supplier, mitra, vendor, dan karyawan. Harus tetap menjaga kualitas dalam kondisi apapun. “Yang terpenting harus berinovasi dan belajar dari mana saja, amati, tiru, dan modifikasi. Selalu memanfaatkan IT,” ujar Dewi.

Pembantu Direktur 1 Bidang Akademik AKS-AKK Nur Wahyuni, S.Pd., M. Pd. berharap AKS-AKK semakin maju dan dapat melahirkan generasi muda milenial yang siap kerja, khususnya di bidang kuliner, fashion desain, dan tata rias. “Untuk saat ini kan marketing sudah canggih jadi saya berharap para mahasiswa ini juga bisa memasarkan produk yang mereka dapat ilmunya dari sini dengan lebih mudah,” jelas Yuyun, sapaan akrabnya. (*)

BERITA TERKAIT