Ditakutkan Jadi Joki, Terlambat 20 Menit Coret!

SOLO,KRJOGJA.com – Sebanyak 1.988 lulusan SMA/SMK dan MA yang dinyatakan diterima di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo melalui jalur undangan SNMPTN 2017, Selasa (16/05/2017), wajib mengikuti registrasi ondesk di kampus Kentingan. Jika tidak datang yang bersangkutan akan dicoret.

"Begitu pun terlambat 20 menit bisa dicoret," tandas Rektor UNS Prof Dr Ravik Karsidi MS, Senin.

Terlambat 20 menit dikawatirkan bisa dimanfaatkan yang bersangkutan untuk menjadi joki. Jadi semua harus masuk sesuai undangan pukul 07.00. Pemanggilan mereka selain untuk memenuhi registrasi,  juga untuk menghindari tidak mengikuti ujian tulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Dalam ujian tulis diketahui ada lima peserta  tunanetra. Mereka dipastikan tidak memperoleh naskah soal dengan huruf braille.

Ketua Panitia Pusat SBMPTN 2017 Prof Dr Ravik Karsidi MS menjelaskan panitia tidak menyediakan naskah soal dengan huruf Braille. Peserta tunanetra akan diberikan soal biasa namun akan ada pendamping khusus yang membacakan soal. Pendamping khusus selain membacakan soal juga bertugas membantu mengisikan LJK.

Di Panlok 44 UNS  ujian tulis akan diikuti sebanyak 25.029 peserta. Dari jumlah itu diketahui  7 berkebutuhan khusus yang terdiri atas 5 penyandang tunanetra dan 2 tunarungu. Dengan soal dibacakan pendamping,  peserta berkebutuhan khusus  memperoleh tambahan waktu dari panitia antara 10 hingga 15 menit. (Qom)

BERITA REKOMENDASI