Dosen UWM Dituntut Berjiwa Leadership

SLEMAN, KRJOGJA.com – Membangun sebuah Perguruan Tinggi (PT) membutuhkan strategi yang harus sesuai dengan kondisi jaman. Di era revolusi industri 4.0 yang identik dengan era disruptif ini mengharuskan PT benar-benar siap untuk bersaing dengan PT yang lainnya. PT harus memiliki kualitas mutu yang baik sehingga tetap mampu bertahan dan terus mengalami peningkatan. 

Demikian disampaikan Rektor Universitas Widya Mataram (UWM) Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec pada pembukaan acara Orientasi dalam Rangka Prajabatan bagi dosen baru UWM pada Senin (27/8/2018) yang dilaksanakan di Jogja City Mall. Acara prajabatan tersebut dihadiri pula wakil rektor dan dekan di lingkungan UWM.

Prof. Edy mengatakan adanya orientasi tersebut akan berimbas positif pada peningkatan kinerja dan prestasi dosen UWM. Menurutnya, para peserta acara adalah generasi milenial yang sudah memiliki knowledge, memiliki kehidupan lebih nyaman dari pada kehidupan dosen pada masa dulu, sehingga nasib UWM untuk terus berkembang berada ditangan mereka.

Kegiatan prajabatan menghadirkan tiga narasumber untuk memberikan wawasan kepada para peserta. Adapun tiga narasumber tersebut diantaranya Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec, Ir. Yuwono Sri Suwito, MM (KRT Widya Anindita) dan Dr. Ir. Ambar Rukmini, MP.

Tata kelola perguruan tinggi dan leadership menjadi bahasan khusus yang disampaikan dengan tajam oleh Prof. Edy dalam kesempatan pemaparan sebagai narasumber pertama. Lebih dalam dijelaskan bahwa UWM memiliki good will yakni Kraton Yogyakarta dan nama Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan X. 

Dengan good will UWM seharusnya bisa menjadi nilai acuan untuk menjadian UWM kampus yang memiliki good university governance atau kampus dengan tata kelola yang baik.  Penekanannya adalah pada profesionalisme pengelola dan pendidik dengan adanya usaha ekstra yang bersifat akseleratif. Dari segi leadership, seorang dosen harus mampu mempengaruhi mahasiswa untuk mengikuti apa yang menjadi targetan dosen sesuai dengan nilai dan visi misi UWM. Selain itu, disampaikan materi tentang tata nilai budaya Jawa-Yogyakarta oleh KRT Widya Anindita yang juga menjadi dosen kewidyamataraman.

“Jangan alergi dengan Jawa”, kata KRT Widya Anindita pada awal penyampaian materi dihadapan peserta. Menurutnya, sebagai bagian dari UWM yang memiliki nilai tentang kraton, sudah menjadi keharusan untuk memahami seluk beluk UWM, kampus kerajaan ini. (*)

BERITA REKOMENDASI