Dr Ir Lutfhi Djauhari Mahfudz MSc Dikukuhkan, Undip Tambah Guru Besar

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG (KRjogja.com) – Universitas Diponegoro (Undip) menambah jumlah guru besar-nya menyusul pengukuhan Dr Ir Lutfhi Djauhari Mahfudz MSc (dosen Fakultas Peternakan dan Pertanian/FPP) sebagai guru besar Ilmu Ternak Unggas FPP oleh Rektor Undip Prof Dr Yos Johan Utama MHum di kampus setempat, Selasa (29/11).

 

Dalam pidato pengukuhan yang didampingi Dekan FPP Undip Prof Moh Arifin PhD, WR I Prof Dr Zaenuri DEA dan Ketua Senat Akademik Prof Dr Soenarso PhD, Prof Luthfi menyatakan industri perunggasan di Indonesia menyumbang 65 % kebutuhan daging dan 90 % kebutuhan telur secara nasional. Namun industri  ini sangat terkendala dengan pakan ternak yang 80 persen masih impor.

“Akibatnya produk-produk peternakan Indonesia kurang bisa bersaing di pasaran baik lokal maupun tingkat global sehingga perlu diupayakan pakan ternak yang dari bahan bahan lokal. Salah satu di antaranya kami mengupayakan pakan ternak dari bahan sisa pakai atau limbah pertanian, industri pertanian, pangan, minuman dan industri lainnya” ujar Prof Lutfhi.

Menurutnya, lewat serangkaian penelitiannya, ternyata limbah-limbah tersebut memiliki nutrisi cukup baik dan zat aktif yang fungsional sehingga dapat dipakai sebagai bahan pakan unggas. Limbah sebagai pakan unggas dapat meningkatkan efisiensi secara ekonomis (murah) dan fisologis (produktivitas tinggi). Juga meningkatkan kualitas dari bahan pangan seperti kadar lemak dan kolesterol yang rendah yang selama ini telur sering dianggap mengandung lemak dan kolesterol tinggi.

“Temuan lain, dalam bahan pakan unggas dari limbah ini terdapat kandungan pytoestrogen, antioxidant dan zat lain yang sangat berguna bagi kesehatan unggas dan kesehatan produknya. Sehingga bahan dari limbah ini bisa menjadi bahan pakan dan pangan nasional. Penelitian pada unggas pedaging dan petelur yang diberi pakan limbah ternyata kandungan pytoestrogen, antioxidant dan zat aktif lainnya dari limbah dapat di deposisi (bioconvertion) ke dalam produk daging dan telur unggas sehingga selain sebagai bahan pangan yang memiliki nutrisi tinggi juga merupakan bahan pangan fungsional yang dapat meningkatkan kesehatan manusia yang mengkonsumsinya” tanda Prof Lutfhi. (Sgi)

 

BERITA REKOMENDASI