Edukasi Budaya bagi Anak Lewat ‘Arisan Ecobrick’

YOGYA, KRJOGJA.com – Lima mahasiswa Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) UGM menginisiasi arisan Ecobrick. Arisan ini memakai metode baru dalam rangka mengedukasi anak-anak Kampung Sanggrahan Yogyakarta untuk mencintai lingkungan, menambah pentaquin umum dan wawasan kebudayaan.

Tim PKM-PM UGM beranggotakan Ari Hasna Alifa (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam/FMIPA), Asa Pratiwi (FMIPA), Nellis Nadinda Putri Renata (Fakultas Biologi), Muhammad Rafie (Fakultas Biologi), dan Mutiara Tri Wulandari (Fakultas Biologi). Tim ini dibimbing oleh dosen FMIPA UGM, Dra Eko Tri Sulistyani MSc.

Arisan Ecobrick dipopulerkan oleh tim PKM-PM UGM sejak 1 Juni 2021 hingga kini melalui program bertajuk ‘Optimasi Arisan Ecobrick dalam Meningkatkan Pola Pikir dan Kreativitas Anak-anak’. Program ini berhasil meraih pendanaan PKM-PM yang diselenggarakan oleh Kemenristek Dikti tahun 2021.

Eko Tri Sulistyani mengatakan, sebagaimana arisan pada umumnya, arisan ecobrick dilakukan dengan mengumpulkan nama anggota di dalam wadah. Lalu setiap anggota wajib membayar arisan per minggu sesuai kesepakatan. “Uniknya, pembayaran arisan dengan mengumpulkan botol ecobrick, yang kemudian akan diundi seminggu sekali untuk menentukan pemenang arisan,” kata Eko, Jumat (20/8/2021).

UGM

BERITA REKOMENDASI