EWINDO-UGM Bangun ‘Gene Bank’

SLEMAN (KRjogja.com) – Produsen benih sayuran tropis ‘Cap Panah Merah’ PT East West Seed Indonesia (EWINDO) bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) menandatangani nota kesepahaman kerjasama di bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat di Grha Sabha Pramana, UGM, Bulaksumur, Yogyakarta. Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan oleh Direktur Utama Ewindo Glenn Pardede dan Rektor UGM Prof. Dwikorita Karnawati, Ph.D., disaksikan oleh jajaran manajemen Ewindo dan civitas akademika UGM.

"Kami bangga dapat menjalin kerjasama dengan UGM dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Hal ini merupakan wujud komitmen kami dalam berpartisipasi guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya di bidang pertanian di Indonesia," ujar Direktur Utama Ewindo Glenn Pardede.

Glenn menerangkan salah satu bentuk kerja sama ini adalah rencana membangun bank plasma nutfah atau Gene Bank untuk tujuan penelitian pemuliaan sayuran bagi seluruh masyarakat pertanian Indonesia serta penelitian dan pengembangan  mesin processing benih jagung. 

Seperti diketahui salah satu tantangan dalam pengelolaan sumber daya genetik adalah besarnya erosi plasma nutfah. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa erosi genetik dapat mencapai 75 persen sehingga banyak potensi yang hilang sebelum sempat dimanfaatkan. Karena itu, pembangunan bank plasma nutfah sangat penting untuk mengkonservasi atau menyelamatkan potensi genetik Indonesia yang sangat tinggi.

Selain bank plasma nutfah, kerjasama antara Ewindo – UGM juga akan diwujudkan dalam bentuk kegiatan magang / kerja praktek dan dilibatkan dalam proses perekrutan tenaga kerja untuk mencari tenaga-tenaga muda potensial untuk membangun pertanian Indonesia. 

"Melalui bentuk kerjasama ini diharapkan terjalin sinergi antara dunia usaha dan perguruan tinggi dalam menciptakan sumber daya manusia yang handal dan memiliki daya saing tinggi." (*) 

BERITA REKOMENDASI