Fapet UGM Kembangkan ‘Bengkel’ Ternak

SLEMAN, KRJOGJA.com – Fakultas Peternakan (Fapet) UGM mengembangkan program perbaikan kualitas hewan ternak baik sapi, kambing dan ayam. Program yang diberinama "Bengkel" Ternak ini memiliki tujuan membantu masyarakat khususnya peternak yang mengalami masalah pada nutrisi hewan.

Dekan Fapet UGM, Prof Ali Agus dalam kegiatan silaturahmi dan buka bersama wartawan Rabu (7/6/2017) mengungkap bengkel ternak tersebut mulai dioperasikan sejak enam terakhir. Menurut dia, Fapet UGM ingin memberikan bantuan pada peternak atau pengusaha ternak yang mengalami masalah pada nutrisi hewan.

"Konsep pembiakan ternak itu intinya jangan sampai hewan sakit dan dibuat tetap produktif, kalau nutrisi tak seimbang maka peternak akan rugi. Bengkel ternak ini dibuat untuk membantu mengurai masalah nutrisi ternak, tentu dengan tujuan akhir mengasilkan protein hewani berkualitas untuk masyarakat," ungkapnya.

Ali Agus mengungkap, dalam pembiakan ternak sisi pangan mendominasi hingga 70 persen biaya yang dikeluarkan para peternak. Sehingga faktor asupan nutrisi inilah yang paling bisa dimaksimalkan untuk menghasilkan ternak berkualitas.

"Kalau pangan itu seimbang dan tepat maka hasilnya juga hewan ternak berkualitas, di bengkel inilah tim Fapet UGM akan bekerja membantu peternak merawat hewannya agar jadi produktif, ini berlaku untuk sapi, kambing dan ayam juga," lanjutnya.

Hingga kini sudah ada lebih dari 50 anakan sapi (pedhet) dari berbagai wilayah yang berhasil ditangani tim Bengkel Ternak Fapert UGM. Hewan-hewan tersebut diberikan suplemen, mineral, konsentrat dan pakan nabati hingga memiliki kualitas jauh baik daripada ketika datang.

"Untuk peternak dengan lokasi jauh seperti kemarin dari Cilacap dan Ngawi maka kami akan kirimkan tim ke sana, kalau membawa hewan ke Fapet UGM pasti biaya mahal. Kami komunikasi intensif dan beri pendampingan," pungkasnya. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI