Festival Budaya Cilacs 6 Negara, Jadi Ajang ‘Wisata’

SLEMAN, KRJOGJA.com – Cilacs UII Cultural Festival ‘East meets West’ diikuti 6 negara dengan 7 stand. Selain stand kulinaria tradisional masing-masing negara, juga digelar tarian atau seni beladiri serta peragaan busana. Stand Jepang dan Korea merupakan stand paling lengkap. Selain menampilkan makanan tradisional Takoyaki, Gyoza dan Kimchi, Tteokbokki, Miyeokguk, juga menampilkan peragaan busana Kimono/Yukata dan Hanbok. Juga digelar beladiri samurai dan silat persaudaraan setia hati terate.

Untuk stand kuliner disebutkan Direktur Cilacs Fitri Nugraheni PhD dalam pembukaan, Rabu (13/12/2017) di Bookstore UII Jl Kaliurang, terdapat 6 stand yang kulienrnya dapat dinikmati dengan kupon. Ada stand Korea dengan Kimchi, Tteokbokki, Miyeokguk. Kemudian Jepang (Takoyaki,  Gyoza), Mandarin (Yammie, Kue keranjang dan bakpao). Sedang Arab dengan Sambosa dan kacang Arab, Jerman (sausage and mash) Prancis  (baguette dan garlic brad) serta Indonesia dengan es tape ketan, gethuk dan lumpia.    

"Selain itu ada stand gratis, angkringan yang berisi gorengan, kacang rebus dan lainnya,” ungkap Fitri.

Disebutkan, kegiatan rutin duakali setahun ini baru pertama dibuat secara besar. “Ini memang baru pertamakali yang besar seperti ini,” ujar Direktur Cilacs UII Fitri Nugraheni PhD kepada wartawan usai pembukaan.  

Meski demikian, menurutnya  kegiatan sehari ini belum melibatkan banyak mitra dan relasi UII. Sehingga semua  ujar Fitri, masih dilakukan Cilacs sendiri belum memanfaatkan mitra.

Cilacs sebagai bagian dari UII selama ini fokus pada pengajaran bahasa. Kali ini, lanjutnya, kami berupaya memperekenalkan seni budaya termasuk kulinaria negara lain. Pada setiap performance kegiatan juga diberikan penjelasan mengenai sejarah dan makna seni budaya tersebut. Diharapkan, lanjut Fitri Nugraheni, selain melihat performance seperti Tari Sufi (Arab) dan Bujinkai (Samurai Jepang) juga memahami makna dan sejarah performance tersebut.

“Dengan demikian akan menambah pengetahuan kita,” ujarnya.

Memahami budaya zaman ‘now’ Cilacs disebut Fitri juga menyediakan busana Hanbok Korea Selatan untuk disewakan. “Kita  ‘mewadahi’ demam K-Pop remaja. Walau juga menyediakan busana kimono untuk disewa juga,” tambah Fitri sembari menyebut sewa busana tradisional tersebut hanya Rp 5.000.(Fsy)

 

BERITA REKOMENDASI