‘Gebrakan Politisi’ Atasi Masalah Gizi

Dijelaskan, ide mengenai edukasi masalah gizi sebenarnya sudah lama digagas sejak sebelum terjadinya Covid 19 ini. “Kondisi yang tidak memungkinkan untuk bertemu langsung dengan anak-anak SD, kegiatan ini akhirnya dialihkan dengan memberikan edukasi melalui daring dengan video permainan, dan sekaligus untuk mencegah penularan Covid-19,” katanya.

Kegiatan ini mendapatkan bimbingan dan pendampingan dari salah satu dosen yaitu Cita Eri Ayuningtyas SGz MPH, selaku dosen di Program Studi Bisnis Jasa Makanan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UAD. Menurut dosen pembimbing, ide dan segala kegiatan edukasi dilakukan melalui video dan dibuat oleh semua anggota tim. Ide dan semua proses pembuatan video dilakukan oleh anggota dari berbagai kota asal tim karena kondisi pandemi yang tidak memungkinkan mereka berkumpul di satu lokasi.

“Saya di sini hanya mendampingi dan mengarahkan saja terkait dengan teknis pelaksanaan dan pembuatan video, selebihnya dari teman-teman mahasiswa. Mereka sangat kreatif dalam membuat kegiatan ini,” ujarnya.

Kegiatan edukasi diberikan dalam beberapa hari, dan sejak 21 September 2020 ini video permainan sudah dikirim ke nomor seluler wali siswa melalui grup whatsApp. Setiap hari ada target yang harus dicapai, sehingga dengan adanya grup WhatsApp orangtua ini diharapkan orangtua siswa juga ikut teredukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Langkah ini dirasa cukup efektif ditengah pandemi.

“Dengan adanya permainan yang dapat dibuat sendiri oleh anak dengan mengikuti video tutorial, anak akan mudah memahami dan merasa senang dengan permainan yang dibuatnya tersebut,” tandasnya.(Jay)

UAD

BERITA REKOMENDASI