Gerakan Kampus Sehat, PT di DIY Kompak Tak Ingin Lulusannya Punya Penyakit

Kampus menurut Kirana diharapkan bisa membentuk ekosistem sehat baik di dalam maupun lingkungan sekitar. Apalagi, Indonesia akan menyambut bonus demografi pada 2045 mendatang.

“Kegiatan kampus juga harus membuat mahasiswa nyaman, tidak stres. Kantin juga sempat disinggung memberikan makanan sehat, serta menerapkan protokol kesehatan. Kita tentu tidak ingin nanti di saat bonus demografi justru kita punya anak muda yang sakit-sakitan. Budaya hidup sehat bersih dimulai dari kampus dulu,” tandas dia.

Sementara Rektor UPN Veteran Yogyakarta, Dr Irhas Effendi, mengaku sangat antusias ikut dalam gerakan kampus sehat. UPN menurut dia sudah siap menerapkan kampus sehat yang dinilai sebagai investasi penting bangsa Indonesia.

“UPN sudah menerapkan seperti bebas rokok, bebas narkoba dan napza di kampus, kemudian juga adanya smart campus mendukung perkuliahan daring. Semua kami siapkan baik itu infrastruktur, SDM dan sistemnya,” terang Irhas. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI