Hadapi Industri 4.0, UI-Honeywell Bangun Laboratorium

DEPOK, KRJOGJA.com  – Perkembangan teknologi yang semakin canggih membawa dunia memasuki era revolusi industri 4.0, dimana teknologi informasi telah menjadi basis dalam kehidupan manusia. Berlatar hal itu, Honeywell (NYSE: HON) pada  Kamis (1/3 2018) bersama Universitas Indonesia  meresmikan laboratori kendali canggih terhubung pertama di Indonesia di Fakultas Teknik UI (FTUI) di Depok.

"Kami bangga menjadi universitas pertama di Indonesia yang memiliki fasilitas canggih di Fakultas Teknik kami. Kami juga berterima kasih kepada Honeywell atas komitmen dan dukungannnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan teknik di Indonesia," ungkap Rektor UI Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, M.Met.

Menurut Prof Muhammad Anis laboratorium menggunakan sistim dan software canggih Honeywell Building Technologies untuk mengendalikan berbagai fasilitas di beberapa gedung kampus FTUI. Keberadaannya bakal memungkinkan para mahasiswa/i dan dosen untuk melakukan simulasi, belajar dan mengembangkan sistim gedung pintar dengan menggunakan modul dan software dari Honeywell.

"Fasilitas ini menjadi nilai tambah bagi program teknik sehingga mahasiswa/i dapat mempelajari teknologi terkini dari industri otomasi gedung dan sistim kendali," ungkap Rektor.

Presiden Honeywell Indonesia Roy Kosasih menjelaska laboratori Kendali Honeywell-UI Smart Connected Engineering Campus ini didukung oleh Honeywell Hometown Solutions yang merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Laboratori ini menggunakan teknologi layanan gedung terkoneksi berbasis komputasi awan (cloud-based Connected Building services), sistim manajemen gedung, teknologi gedung pintar dengan kemampuan antar-muka visual dan intuitif, serta sistim keamanan dan anti-kebakaran terpadu.

“Sebagai negara tebesar di ASEAN, Indonesia memiliki pertumbuhan yang baik dan tentunya pembangunan gedung-gedung juga akan terus meningkat. Kondisi ini akan membutuhkan banyak insinyur yang handal dan siap bekerja di industri,” kata Roy.

Dia berharap melalui kemitraan ini dapat membantu para insinyur lulusan FTUI sehingga mereka mampu mengaplikasikan pengetahuannya untuk membangun gedung-gedung yang lebih aman, nyaman, efisien dan ramah lingkungan, di seluruh Indonesia.

"Ini komitmen untuk membantu generasi muda agar lebih inovatif di masa depan. Melalui inovasi kita dapat menciptakan produk dan proses baru yang akan menopang pertumbuhan ekonomi bangsa. Kami percaya bahwa upaya Honeywell dalam mempromosikan pendidikan di bidang sains, teknologi, teknik dan matematika (STEM) akan memberikan manfaat bagi negara ini,” ujar Roy Kosasih.

Menristekdikti Muhamad Nasir mengatakan sangat mendukung progra ini sehingga semua semua perguruan tinggi memiliki laboratorium seperti ini. (Ati)

BERITA REKOMENDASI