Indonesia Menargetkan 3 Atau 4 Perguruan Tinggi Masuk dalam Jajaran 500 Besar Dunia Setiap Tahunnya

Dalam sesi tersebut, Titia Bredée juga ingin menjajaki gagasan untuk menjalin kerjasama beasiswa PhD bagi kedua negara. Kolaborasi gelar dan penulisan bersama Perguruan tinggi juga turut ambil bagian dalam konferensi WINNER, pentingnya menjaga dan memperkuat hubungan persahabatan dan kerjasama dengan Belanda kembali ditekankan oleh Prof. Al Makin, Rektor UIN Sunan Kalijaga. Secara khusus Al Makin ingin mencapai kerjasama gelar antara UIN Sunan Kalijaga dan rekan-rekan Belanda dan meningkatkan jumlah artikel yang ditulis bersama.

“Kita juga bisa menjajaki penggabungan dana kita, mencapai kolaborasi antara peneliti Indonesia dan Belanda yang sama-sama membawa dana sendiri,” ujarnya.

Prof. Tom Veldkamp, Rektor University of Twente menjelaskan sifat kolaborasi di masa depan. “Terlepas dari pertukaran pelajar yang jelas, kita harus memikirkan program beasiswa bersama, lebih disukai pada isu-isu tematik. Mahasiswa PhD sering bekerja sangat terisolasi, sangat penting bagi kami untuk menciptakan struktur di mana para kandidat PhD ini dapat bekerja sama,” ujar Tom Veldkamp.

Veldkamp juga menggarisbawahi pentingnya kemitraan publik-swasta. Ketika industri terlibat dalam program penelitian, itu menjamin dampak yang lebih luas pada masyarakat. “Kita seharusnya tidak hanya bertujuan untuk kolaborasi internasional, tetapi juga kolaborasi publik swasta,” tutupnya.

Kerjasama Indonesia-Belanda di bidang pendidikan dan penelitian harus melibatkan industri dan masyarakat. Materi ini dibahas oleh sejumlah panelis dalam sesi terakhir konferensi Week of Indonesia Netherlands Education and Research (WINNER) 2021, Sabtu (6/11/2021).

Pekan lalu, WINNER banyak menyuguhkan sesi menarik dengan topik mulai dari pengendalian tuberkulosis hingga pariwisata berkelanjutan. Dan pada hari terakhir konferensi WINNER (28/10/2021) menawarkan gambaran yang lebih luas tentang kolaborasi pendidikan dan riset antara Indonesia dan Belanda. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi pencapaian dan mengeksplorasi arah kemitraan di masa depan, menghubungkannya dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). (Ati)

BERITA REKOMENDASI