Industri Komunikasi Asean Terbuka Luas

SEMARANG (KRjogja.com) – Industri komunikasi (jurnalisme dan public relation atau PR) berkembang pesat di Indonesia dan di negara-negara anggota Asean. Di Indonesia sendiri, tercatat ada sedikitnya 210 buah lembaga pendidikan komunikasi yang mendukung industri ini, belum lembaga sejenis di negara tetangga sesama Asean.

Dengan terbukanya era MEA maka kesempatan makin terbuka luas bagi masyarakat Indonesia berkiprah di bidang komunikasi di Asean. Hal tersebut disampaikan President Asian Public Relation Prita Kemal Ghani pada kuliah umum tentang Profesi dan Prefesionalisme Humas dan PR yang diselenggarakan S1 Komunikasi dan D3 Humas Departemen Ilmu Komunikasi Fisip Undip di kampus setempat, Senin (22/08/2016). Acara yang dibuka Dekan Fisip Dr Sunarto ini juga menampilkan Arif Zulkifli pimred salah satu majalah terkemuka nasional.

"Namun sekaligus tantangan karena hanya mereka yang punya kompetensi yaitu punya skill, knowledge, dan attitude yang baik yang bisa sukses berkiprah di Asean. Kompetensi didukung dengan sejumlah sertifikasi keahlian di bidang jurnalisme dan PR" ujar Prita Kemal Ghani yang juga founder the London School of Public Relation. (Sgi)

BERITA REKOMENDASI