Jadi Lulusan Terbaik, Mahasiswa Ini Ingin Kembangkan Perhotelan di Bangka

SLEMAN, KRJOGJA – Senyum bahagia menghias wajah Daisha Nurul Hasti, wisudawan kelahiran Bangka 8 Mei 1996. Setelah menempuh pendidikan selama 3 tahun di Jurusan Perhotelan Akpar BSI, ia akhirnya didapuk sebagai mahasiswa terbaik pada acara wisuda BSI ke-24 di Ballroom Hotel Sahid Jogja.
 
Kata 'hotel' dalam benaknya memiliki sisi emosional yang kuat. Mengingat ibunya sebelum bekerja di PT Timah juga bekerja di salah satu hotel di Bangka. Begitu juga dengan ayahnya yang sampai saat ini masih aktif di dunia kerja perhotelan. "karena orang tua kerja di hotel semua, aku jadi sering banget main ke hotel, dan sejak kecil aku udah mulai memperhatikan apa-apa yang ada di hotel," katanya.
 
Ketertarikannya dibidang perhotelan, nyatanya belum terfasilitasi di tempat kelahirannya. Hal tersebut membuat Daisha memutuskan untuk kuliah ke Pulau Jawa. "Di Bangka belum ada kampus dengan jurusan perhotelan, terus aku lihat di TV ada Kampus BSI ada jurusan Perhotelannya, makanya saya langsung daftar," ungkapnya dengan gembira.
 
Putri dari Nugraha yang kini menjadi Human Resource Admin Premier Inn Satoria Yogyakarta di jalan Adisucipto ini, juga mengakui banyaknya hal yang harus dipelajari selama proses magang yang berlokasi di Hotel Ibis Yogyakarta. Misalnya mengenai manajemen sumber daya perusahaan, seperti mengurus administrasi personalia, rekrutmen, pengembangan dan evaluasi karyawan, dll.
 
Dengan judul skripsi Manajemen Recruitmen:Human Resource Departemen di Ibis Hotel Yogyakarta, Daisha belajar membagi waktu dengan kegiatan ekstrakurikuler 'Bar Tender'. Ketekunan belajarnya tersebut, menjadi salah satu alasan perempuan cantik ini sebelum lulus telah bekerja.
 
Sebagai mahasiswa berprestasi yang berhak mendapatkan bonus kuliah di Universitas BSI Bandung, dirinya memiliki niat untuk mengembangkan potensi perhotelan di Bangka. "Di Bangka banyak tempat wisata, tapi hotelnya boleh dibilang masih sedikit dan secara pelayanan bagusan di Jawa," ujarnya.
 
Dengan belajar di Yogyakarta, dirinya berharap dapat berkontribusi bagi Bangka, sebagai daerah tempat lahir dan tinggal keluarganya. (Maylatul Aspiya)
BSI

BERITA REKOMENDASI