Jadi Mahasiswa Jangan Seperti Kupu-kupu

Prof Bambang mengakui pada awal penerapan daring memang agak kesulitan, tapi sekarang sudah terbiasa dan jalan. Sehingga sudah meluluskan sejumlah master maupun doktor. “Justru sekarang kami mulai khawatir mereka senang daring dan akhirnya tidak mau lagi tatap muka,” ungkapnya.

Perkuliahan tatap sebenarnya sudah dipersiapkan, tapi selalu gagal. Karena ketika akan diterapkan ada yang terkena Covid-19 serta kendala lainnya. Padahal Prof Bambang berkeinginan setidaknya ada sesi tatap muka, tidak seluruhnya daring. Sebagai jalan keluar dibuatkan sistem yang ketat dengan pengawasan gugus penjamin mutu.

Sebanyak 170 mahasiswa baru Pascasarjana telah mengikuti orientasi secara online. Mereka diminta bisa memanfaatkan fasilitas yang ada agar untuk S2 bisa rampung dalam 3 semester dan S3 tidak sampai 5 tahun.(Qom)

UNS

BERITA REKOMENDASI