Jalan Tol Bagi Mahasiswa Uji Sertifikasi

YOGYA, KRJOGJA.com – Distance learning Sistem Informasi Belajar Intensif Mandiri (Sibima) Kontruksi merupakan jalan tol bagi mahasiswa untuk mengikuti uji sertifikasi. Dengan harapan, ketersediaan tenaga tenaga ahli muda jasa konstruksi di Indonesia terus meningkat. 

Kepala Balai Penerapan Teknologi Kontruksi Direktorat Jendral Bina Kontruksi Kementerian PUPR Cakra Nagara ST MT ME menjelaskan, sebelumnya untuk mengikuti uji sertifikasi harus kerja minimal 1 tahun. Namun adanya Sibima Kontruksi ini, dengan bekal surat kelulusan dan lulus distance learning, mahasiswa sudah bisa mengikuti uji sertifikasi.  

"Ini jalan tol atau jalur cepat untuk bisa uji sertifikasi sebagai tenaga ahli jasa kontruksi. Kami berharap, mahasiswa bisa memanfaatkan ini," kata Cakra, Rabu (27/11/2019) dalam acara fasilitasi distance learning bidang konstruksi di Universitas Janabadra (UJB) Yogya. 

Dikatakan, anggaran infrastruktur di Indonesia saat ini terus meningkat. Namun jumlah tenaga ahli jasa konstruksi justru menurun. Melalui Sibima Kontruksi ini bisa menambah tenaga ahli jasa kontruksi. 

"Kenaikan anggaran infrastruktur ini belum diikuti dengan peningkatan jumlah tenaga ahli jasa kontruksi," tuturnya.

Sedangkan Dekan Fakultas Teknik UJB Yogya Titiek Widyasari ST MT mengatakan, fasilitasi distance learning bidang konstruksi ini merupakan implementasi kerja sama antara UJB Yogya dengan Kementerian Pekejaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Hal itu bagian dari UJB untuk mempersiapkan lulusan menjadi calon tenaga konstruksi yang memiliki daya saing dan unggul.

"Kegiatan ini tidak hanya berhenti disini. Target kami setahun dua kali diadakan sosialisasi seperti ini. Dengan harapan lulusan UJB banyak yang lulus ujian sertifikasi," pungkasnya. (Sni) 

BERITA REKOMENDASI