Juara Dunia Lomba Robot Kapal di Florida AS Belum Diwisuda, Ini Sebabnya

SURABAYA, KRJOGJA.com – Semua perguruan tinggi (PT) di Indonesia saat ini berupaya maksimal melakukan pencegahan penularan virus corona (covid-19) dengan meliburkan atau tepatnya melakukan perkuliahan online. Termasuk Institut Teknologi Surabaya (ITS) yang Minggu kemarin (15/3/2020) melalui surat edaran (SE) Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng yang meniadakan wisuda ITS ke-121 hari kedua yang semula digelar Minggu tersebut.

Salah seorang calon wisudawan dari prodi Teknik Perkapalan Fakultas Teknologi Kelautan ITS Wikandhana Siddha Rajasa didampingi kedua orang tuanya Dr Wirawan Sumbodo MT dan Dra Endang Kurniati MPd menyatakan dirinya bisa memahami kalau upacara wisuda hari kedua ditunda demi kepentingan bersama. Terlebih pihak ITS mulai Senin (16/3/2020) mempersilakan calon wisudawan mengambil ijazah mereka di kampus bila sangat mendesak untuk melamar pekerjaan. Dirinya pun sudah membawa ijazahnya saat ini.

Calon wisudawan yang pernah menjadi  anggota tim “Barunastra” mewakili ITS meraih juara I Lomba Robot Kapal di Florida Amerika Serikat (lomba internasional Roboboat Competition)  18-24 Juni 2018 lalu serta pernah mewakili SMAN 3 Semarang sebagai peserta pertukaran pelajar America Field Service (AFS) di Amerika ini menyatakan menghormati putusan ITS Surabaya. Diapun optimis dengan bekal selama kuliah di ITS dan pengalaman internasional lomba yang berhasil mengalahkan banyak peserta dari PT maju dunia dari Eropa maupun Amerika Serikat sendiri, bisa meraih cita-citanya turut mengembangkan industri perkapalan di Indonesia.

Sementara itu sebagai orangtua wisudawan, Dr Wirawan Sumbodo MT yang juga Wakil Dekan III Fakultas Teknik Unnes ini menyatakan bangga pada ITS yang cepat merespon menunda wisuda. Karena sudah sesuai dengan himbauan pemerintah dan protokol WHO untuk menghindari meluasnya Virus Corona melalui kerumunan massa.

“Sebagai orang tua wisudawan saya setuju atas kebijakan ITS menunda wisuda ke 121 hari kedua. Karena kesehatan calon wisudawan dan civitas akademika ITS lebih utama. Jangan sampai setelah diwisuda malah terjangkit Covid-19,  malah merugikan. Semoga kebijakan ini juga diterima dengan besar hati oleh calon wisudawan  dan keluarganya untuk kepentingan yang lebih besar. Meski wisuda ditunda namun wisudawan sudah boleh mengambil ijazah, sehingga tidak masalah, karena sudah bisa dipakai utk melamar pekerjaan atau melanjutkan studi S2” tandas Dr Wirawan MT. (sgi)

BERITA REKOMENDASI