‘Kampus Merdeka’ Dorong Kreativitas Dosen dan Mahasiswa

YOGYA, KRJOGJA.com – Prioritas utama perguruan tinggi adalah menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk Era Industri 4.0 dan Society 5.0, yaitu SDM unggul pemimpin masa depan. Untuk mencapai itu, maka proses pembelajaran di perguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik dan profesionalisme(hardskills) mahasiswa saja, namun juga mencetak karakter mahasiswa (softskill).

“Inilah visi misi dari Mendikbud Nadiem Makarim yang sejalan dengan Undang-Undang Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi,” terang Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dr Ir Paristiyanti Nurwardani MP dalam webinar ‘Sosialisasi Kampus Merdeka dan Outcome Based Education (OBE)’ yang diselenggarakan Universitas Janabadra Yogyakarta, Kamis (2/7/2020).

Menurut Paris, paradigma dalam sistem dan proses pembelajaran di pendidikan tinggi telah berubah, dari load learning menjadi student center learning atau pembelajaran berpusat pada mahasiswa. Paradigma ini memberikan kebebasan mahasiswa untuk belajar pada sesuatu yang diinginkan (passion). Selain itu agar pembelajaran di pendidikan tinggi relevan dengan dunia industri/usaha. “Inilah yang dimaksud dengan filosifi Kampus Merdeka, yang mendekatkan ekosistem dunia kerja dengan mahasiswa,” tuturnya.

BERITA REKOMENDASI