Kampus Merdeka Sudah Dilakukan Universitas Terbuka

TANGERANG, KRJOGJA.com – Skema kampus merdeka sudah dilakukan universitas terbuka (UT) ,demikian Rektor Universitas Terbuka (UT), Ojat Darojat.

Pada poin keempat, Ojat sepakat agar mahasiswa diberikan kelonggaran untuk mengambil Satuan Kredit Semester (SKS) di luar prodi di dalam maupun di luar kampus.  

Bentuknya bisa beragam, dapat berbentuk kuliah di prodi atau kampus lain, magang di industri, menciptakan lapangan kerja baru seperti membuatstartup, Kuliah Kerja Nyata dan sebagainya.  Sejumlah kegiatan di luar prodi dan luar kampus ini akan dihargai dengan SKS yang jumlah maksimalnya bisa mencapai 20 SKS untuk mengambil kuliah di luar prodi dan maksimal 40 SKS untuk kegiatan di luar kampus. 

"Bahkan itu sudah kita kembangkan, memberikan pengalaman belajar, untuk mencapai kompetensi tertentu," kata Ojat.

Kampusnya yang menerapkan kelas jarak jauh atau bersifat online pun dinilai tak akan jadi penghalang penerapan 'Kampus Merdeka'.  Terpenting menurutnya adalah bagaimana menyampaikan kurikulum pendidikan yang tepat sasaran.

"Maka kita harus hati-hati bagaimana menyampaikan ilmu pengetahuan, semua hal yang akan dialami oleh mahasiswa (setelah lulus). Kemudian jangan sampai mahasiswa terjebak pada hal yang kontekstual saja," lanjut dia.

Diapun mendukung kebijakan tersebut.  Menurutnya akan ada kesempatan bagi mahasiswa online-nya untuk mendapatkan apa yang menjadi program Kemendikbud.

"Sangat memungkinkan mahasiswa mengambil mata kuliah lain atau magang.  Untuk mendapatkan kompetensi tertentu, yang sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapainya," ucap Ojat.

Terlebih, dia mengaku mahasiswanya sudah banyak yang lebih dahulu merasakan dunia kerja. Hal itu tentu menjadi penunjang bagaimana kemudian mahasiswa UT mampu bersaing di tengah masyarakat.(ati)

BERITA REKOMENDASI