Kejar Pertumbuhan Ekonomi, Indonesia Butuh Teknisi

SEMARANG (KRjogja.com)- Indonesia dalam beberapa tahun ke depan banyak diprediksi para pakar ekonomi dunia bakal menjadi raksasa ekonomi baru dunia. Salah satu syaratnya negeri ini bisa menyediakan banyak tenaga kerja level teknisi terampil sebagai penggerak ekonomi dan sebagai jembatan tenaga kerja level operator dengan level engiiner.
 
Hal tersebut disampaikan Direktur Politeknik Negeri Semarang (Polines) Ir Supriyadi MT pada Dies Natalis ke-34 Polines di kampus Tembalang, Semarang. Selain Direktur Polines, tampil pula Direktur Penjaminan Mutu Kemristekdikti Prof Aris Junaedi dan Dr Sri Hardiningsih MHum (dosen Akuntansi Polines) membawakan pidato Dies. Pada kesempatan itu Direktur juga menyerahkan SK Akreditasi BAN-PT (Nilai B) untuk Prodi D4 Teknik Mesin (Sarjana Sains Terapan) pada kaprodi Ir Agus Slamet MT.
 
“Pada pertumbuhan ekonomi sangat banyak dibutuhkan skill workers (tenaga teknisi terampil). Sampai kapanpun dunia industri butuh tenaga teknisi dan salah satunya bisa dihasilkan lewat pendidikan vokasi (kejuruan) seperti politeknik yang lebih menekankan banyak pelajaran prakteknya” ujar Direktur Polines.
 
Lebih lanjut menurut Supriyadi, dalam perkembanganannya selain mengisi tenaga kerja dengan skill tinggi level menengah, Politeknik juga mengembangkan diri dalam ikut serta mengangkat dan memperoleh manfaat ekonomi masyarakat luas atau sebagai agent of development. Ibarat membangun rumah, tenaga para teknisi lulusan politeknik sebagai pondasi dan pilar rumah tersebut sehingga saat di bangku kuliah perlu mendapatkan ilmu praktis keteknikan dan ekonomi serta pendidikan karakter yang berkualitas. (Sgi)

 

BERITA REKOMENDASI