KKN UGM ke Pelosok Negeri Tujuannya Apa?

SLEMAN, KRJOGJA.com – Mentri Dalam Negri (Mendagri) Tjahjo Kumolo Jumat (9/6/2017) sore melepas 5982 mahasiswa UGM yang bakal menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di berbagai daerah Indonesia. Di hadapan para mahasiswa, Mendagri berpesan agar mereka membantu peran pemerintah dalam pengawasan dan pendampingan penggunaan dana desa.

Mendagri menjelaskan, saat ini masih banyak perangkat desa yang belum memahami bagaimana membuat perencanaan pembangunan di desa. Padahal  perencanaan pembangunan jadi hal wajib untuk bisa mengakses dana desa tersebut.

"Pemerintah berharap adik-adik mahasiswa bisa mendampingi perangkat desa untuk menyusun program termasuk pemberdayaan masyarakat hingga nantinya membuat laporan penggunaan dana desa. Ini penting karena tiap desa menerima Rp 2 miliar dana untuk mengembangkan potensi dan mengurai permasalahan yang dihadapi," ungkap Tjahjo.

Kepada mahasiswa, Mendagri juga berpesan untuk bersama masyarakat mencoba mengurai permasalahan yang dialami di masing-masing desa khususnya yang masih menyandang status tertinggal. "Masih ada 20.113 desa di Indonesia yang tertinggal, dan itu bagian dari bangsa kita. Sapa masyarakat desa lalu coba pahami desa dengan kultur budaya, adat istiadat dan geografis lalu bersama urai permasalahannya dengan ilmu yang kalian miliki," imbuhnya.

Terapan ilmu dan inovasi mahasiswa UGM diharapkan pemerintah bisa menjadi titik terang pengentasan desa tertinggal di Indonesia. Tjahjo mencontohkan, bila di sebuah desa mengalami permasalahan sumber energi listrik, maka ia berharap mahasiswa KKN mendapat ide dan mengimplementasikan untuk mengatasinya.

UGM sendiri melepas 5982 mahasiswa KKN ke 116 kabupaten di 34 provinsi Indonesia. Mereka diminta menjalankan program pengabdian masyarakat sesuai keahlian yang telah dipelajari di bangku perkuliahan. (Fxh)

 

 

BERITA REKOMENDASI