Kuota Penerimaan Calon Mahasiswa UMS 7.000 Orang

Editor: Ivan Aditya

SOLO, KRJOGJA.com – Kuota penerimaan calon mahasiswa baru di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada 2018 lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya. Jika kuota 2017 sekitar 7.500 orang, pada 2018 ditekan menjadi 7.000 orang. Rekrutmen mahasiswa baru sudah dimulai menggunakan sistem One Day Service (ODS) di ruang Validasi lantai 3 gedung induk Siti Walidah UMS.

Ketua Pendaftaran Mahasiswa Baru (PMB) UMS, Dr Triyono MSi membenarkan adanya pengurangan kuota. "Tahun ini lebih sedikit dibanding tahun kemarin. Kami ingin memberikan pelayanan yang lebih baik," katanya di kampus setempat, Kamis (04/01/2018).

Rektor Sofyan Anif mengatakan UMS semakin diminati masyarakat. Data terakhir animo pendaftaran naik 26 persen atau hingga 46 ribu pendaftar. Kenaikan salah satunya dipengaruhi akreditasi institusi, ditambah fakultas kedokteran juga akan membangun rumah sakit sendiri.

Triyono menjelaskan berkurangnya kuota juga dipengaruhi peraturan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang mengatur PMB khusus fakultas kedokteran baik kedokteran umum maupun kedokteran gigi. PMB kedokteran umum yang biasanya meneruma 120 orang, Kemenkes menetapkan 100 orang dan kedokteran gigi dari 55 menjadi 50 orang.

Selain melalui fasiltas OSD pendaftaran juga bisa diawali secara online baru kemudian melakukan validasi di kampus UMS. Selain itu panitia juga melayani di luar daerah menggunakan paper bus, yakni di daerah-daerah perbatasan dan pantura seperti Cirebon, Pekalongan, Kudus, Pati, Madiun dan Wonogiri. Juga ada tes di luar Jawa seperti di Lampung dan Kalimantan. (Qom)

BERITA REKOMENDASI