Lidah Mertua Netralkan Udara Kotor

BANDUNG, KRJOGJA.com -Tanaman ' Lidah Mertua'   ditanam dengan skema tanam hidrogel akan menetralkan udara.

Nissa Zanjabila siswi SPK Pribadi Bilingual School Bandung,menuturkan kepada wartawan di Bandung.-sela kegiatan Pribadi Festival 2019 bertemakan "Bersatu Menjadi Pribadi yang Berprestasi", di SPK Pribadi Bilingual School Bandung, belum lama ini.

Kita tahu ,80% populasi manusia menghirup oksigen yang kurang bersih. Makanya saya mencoba mencari solusi dengan membuat penetralistir udara secara biologis", ujar Nissa .
Jika tanaman 'lidah Mertua' ditanam hidrogel, agar akarnya mampu menurunkan kadar karbondioksida (CO2) di sekitarnya.

Dengan hidrogel tujuannya agar dapat bekerja maksimal mengunakan akarnya, bukan daun. "Apabila mengunakan tanah tentu padat, sehingga udara masuknya susah. Sedangkan menggunakan hidrogel, udara masuk menjadi lebih banyak sehingga kerja tanaman tersebut lebih maksimal,” terangnya.

Selanjutnya, Nissa menuturkan, memilih Lidah Mertua karena tanaman ini kuat di kondisi kering dan tidak perlu disiram setiap hari layaknya tanaman lain. Selain itu, Lidah Mertua menjadi salah satu tanaman teruji NASA yang menjadi tanaman terbaik untuk menetralistirkan udara.

Nissa menuturkan, Lidah Mertua juga memiliki keunggulan tersendiri dari segi psikologi ketika ditempatkan di gedung yang tinggi. Keberadaan tanaman tersebut dapat mengurangi rasa takut bagi yang fobia ketinggian.

"Sejauh ini memang baru efektif diletakkan di kamar atau ruangan kecil. Tetapi untuk membuatnya tidak perlu lama. Sehari jadi kalau memang mau ada sensornya,"ujarnya.

Sementara itu, untuk mengetahui apakah udara di sekitar tanaman Lidah Mertua sudah bersih, Nissa menuturkan, dapat dipastikan dengan menempelkan sensor pada alat peraganya. Dia menuturkan, kadar udara yang baik ketika C02 berada di bawah 250. Sementara ketika berada diatas 250 sensor udara akan berbunyi sebagai peringatan udara di sekitar tidak bersih.

Lain Nisa,ada lagi Syifa Alifia Anindita dan Ayesha Savannah Q.S. 
Kedua siswi SMA Pribadi Bilingual  ini mampu membuat inovatif untuk melawan plak dan karang gigi. Ekstrak buah nanas yang dibuat dalam bentuk permen. Hal itu dikarenakan 
di dalam buah nanas mengandung zat enzim bromelain.

Kandungan ini juga bermanfaat untuk mengatasi karang gigi, selain manfaat lainnya,” kata Syifa.

Bromelain merupakan salah satu enzim yang memiliki fungsi mencerna protein. Zat Bromelain sebenarnya telah digunakan bertahun-tahun dalam pengobatan tradisional untuk mengobati berbagai masalah kesehatan.

“Enzim bromelain juga memiliki fungsi antiedematosa atau mencegah pembengkakan.ujarnya.(ati)
 

BERITA REKOMENDASI