Lima Instruksi Rektor UNY Ini Diharapkan Tangkal Korona Masuk Kampus

CORONA telah ditetapkan pandemic oleh WHO dan Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kota Surakarta. Mengingat kedekatan Jogja-Solo dan adanya surat edaran dari Menteri Kesehatan serta Menteri Pendidikan Kebudayaan terkait Pencegahan Coronavirus, Prof. Sutrisna Wibawa selaku Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengeluarkan Instruksi Rektor Nomor 1 Tahun 2020.

Instruksi ini berisi tentang penyesuaian pelaksanaan kegiatan pembelajaran, layanan akademik, dan layanan umum untuk pencegahan penyebaran Corona Virus Disease-19 (COVID-19) di UNY.

“Ada delapan poin dalam instruksi rektor yang secara umum menekankan pemanfaatan fasilitas online dalam perkuliahan dan kegiatan akademik. Kami harapkan dengan kebijakan kuliah online, risiko penyebaran virus dapat diminimalisir dengan tetap menjaga kegiatan perkuliahan,” ungkap Sutrisna.

Lima dari 8 instruksi itu adalah

1. Perkuliahan Online

Poin terkait perkuliahan secara online tercantum pada poin pertama hingga kelima. Perkuliahan teori dilakukan melalui aplikasi online “Be Smart,” Email, dan Google Classroom. Perkuliahan yang sifatnya praktikum dan tak bisa diganti dengan sistem online, akan ditunda pada Juni dan Juli 2020.

Adapun untuk bimbingan tugas akhir seperti skripsi, tesis, dan disertasi, UNY telah memiliki aplikasi online yang bisa diakses di bimbingan.uny.ac.id. Ujian tugas akhir tidak mengalami penundaan dan tetap berlangsung seperti biasa, karena sifatnya tertutup dan hanya dihadiri mahasiswa terkait bersama dosen penguji.

“UNY sudah lama memiliki aplikasi e-Learning BeSmart untuk kuliah, dan aplikasi online bimbingan tugas akhir. Ini aplikasi yang sudah kita miliki sejak lama. Bisa juga menggunakan Email dan Google Classroom,” ungkap Sutrisna.

BERITA REKOMENDASI