Lulusan FTI Kurang Magang

BANTUL, KRJOGJA.com – Lulusan Fakultas Teknologi  Industri (FTI) di Indonesia umumnya masih kurang magang. "Mahasiswa magang di industri, rata-rata hanya 1 bulan. Bagi industri dirasa itu masih sangat kurang. Industri rata-rata menginginkan 2-3 bulan," ujar Sri Winiarti ST MCs, Wakil Dekan FTI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) saat serah terima alat dan katalis dari PT Pupuk Kujang ke Teknik Kimia di Dekanat FTI-UAD, lantai 6 Kampus Utama Ringroad Selatan, Bantul, Kamis (19/12/2019). 

Hadir dalam kesempatan itu, Dr Erna Astuti ST MT (Kaprodi  Teknik Kimia FTI-UAD). Dari PT Pupuk Kujang hadir dan menyerahkan Bambang Sutanto ST (Kepala Bagian Rancang Bangun), Zulkarnaen Arsanuddin ST (Wakil Kepala Bagian Ammonia 1B), Galih (Kepala Departemen Program Kerja Bina Lingkungan).

Menurut Sri Winiarti, magang sangat penting, bukan hanya mengenal ruang lingkup dunia kerja, magang cara lain melakukan adaptasi dunia kerja dengan problematika yang dihadapi. 

Sri Winiarti berharap, kerja sama bidang penelitian, pengabdian masyatakat semakin meningkat. Kerja sama ini sudah dijalin dengan PT Pupuk Kujang berupa kunjungan industri bagi dosen dan mahasiswa, kerja praktek mahasiswa, kuliah tamu maupun pembicara dalam seminar. (Jay)

BERITA REKOMENDASI