Mahasissi PAI-UAD Ikut ‘Istanbul Youth Summit’ di Turki

BANTUL, KRJOGJA.com – Nandia Hutami Saraswati, mahasiswi semester 5 program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengikuti ‘Istanbul Youth Summit’ di Turki, 27-30 Januari lalu.

Nandia Hutami mengatakan, Istanbul Youth Summit, sebuah program yang memberikan kesempatan bagi para pemuda untuk mempersiapakn diri menjadi generasi unggul. “Generasi yang mempunyai jiwa kepemimpinan, berpikir dinamis dan semangat perubahan yang tinggi,” ujar Nandia Hutami di Ruang PAI-UAD, Kampus 4, Ringroad Selatan, Bantul, Jumat (14/2/2020).

Didampingi Farid Setiawan MPdI (Kaprodi PAI-UAD), Nandia Hutami menegaskan, program di Turki seiring misi pemerintah Indonesia mempersiapkan Generasi Emas tahun 2045. “Program ini memberi pengalaman untuk bersosialisasi di dunia internasional,” ucapnya. Selain itu, mampu menambah keberanian dan sofskill para generasi muda ke depan.

Istanbul Youth Summit mempunyai rangkaian kegiatan seperti opening, dinner, simposiun, presentasi proyek sosial dan kunjungan ke Istanbul University. Program ini juga diikuti siswa dan mahasiswa yang tersebar di Indonesia berjumlah 200 orang.

Nandia Hutami menyebutkan, program ini memberikan kesempatan kepada para peserta untuk berbicara di depan umum dan mempresentasikan proyek sosial yang sudah dipersiapkan ketika masih berada di daerah masing-masing. “Menariknya ada penampilan tari daerah untuk memperkenalkan seni-budaya Nusantara di dunia internasional,” ujarnya sambil menyebutkan, dirinya menghadirkan tari dan lagu-lagu daerah.

Nandia Hutami dengan kemampuan bahasa Inggris, bahasa Arab, rasa percaya diri, tekad dan nekat, program ini dianggap sebagai media berproses, mencari pengalaman dan info beasiswa ke luar negeri.  Sedangkan Farid Setiawan MPdI mengatakan, selaku Kaprodi PAI selalu mendorong mahasiswa PAI mencari pengalaman ke luar negeri. Jadi media menambah wawasan, pengalaman, membangun networking/jejaring dan hadir di ruang publik dengan prestasi, eksistensi dan siap berkompetisi di era global.(Jay).

BERITA TERKAIT