Mahasiswa Asal DIY Raih Nilai Tertinggi SBMPTN 2018

JAKARTA, KRJOGJA.com – Nilai Tertinggi untuk Sains dan Soshum di SBMPTN tahun 2018 ini Adalah Provinsi  DIY,menyusul DKI Jakarta. Itu semua berdasarkan dari alamat siswa dan asal sekolah pendaftar .

Kemudian sebanyak 165.831 calon mahasiswa baru diterima melalui jalur SBMPTN.
Jumlah tersebut merupakan hasil seleksi dari 860.001 peserta pendaftar telah mengikuti ujian tertulis maupun cetak . Demikian Menristekdikti Mohammad Nasir,Didampingi Sekjen Kemristekdikti Ainun Naim,Dirjen Belmawa Intan Akhmad, Ketua Panitia SNMPTN /SBMPTN Ravik Karsidi kepada pers di Jakarta Selasa (03/07/2018).

"PTN dengan nilai rerata tertinggi sainstek dan Sosbud  adalah ITB. Untuk program studi terfavorit e adalah Kedokteran,Farmasi Teknik Informatika .Sedangkan untuk ilmu sosial ada di prodi Aktuaria dan ilmu komunikasi," kata Mendikbud Mohammad Nasir.

Menteri Nasir menjelaskan hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 diumumkan online , Selasa (3/7/2018) Pukul 15.00 WIB. Penyelenggaraan SBMPTN 2018 pun disebut telah jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Ketua Panitia SBMPTN Pusat Prof Ravik Karsidi mengklaim secara teknis pelayanan, pelaksanaan SBMPTN tahun ini meningkat dibanding tahun lalu. Ia juga menuturkan, tak ada kebocoran soal di pelaksanaan tes masuk PTN tersebut tahun ini. "Artinya dugaan-dugaan kecurangan bisa diantisipasi," kata Prof DR Ravik Karsidi.

Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) itu menjelaskan, dari jumlah peserta, SBMPTN 2018 mengalani peningkatan sekitar 8 persen. Jumlah peserta SBMPTN tahun ini sebanyak 860.001 orang. Jumlah itu lebih banyak dari tahun 2016, yakni sebanyak 797.738 peserta.

"Tahun ini pun untuk pertama kali dilakukan ujian seleksi berbasis android dengan peserta seribu orang. Pelaksanaannya di Universitas Padjajaran dan berjalan lancar. Kami segera menambah kuota ujian berbasis universitas," jelasnya. (Ati)

BERITA REKOMENDASI