Mahasiswa Jago Karate Raih Cendekia Terbaik UPN Veteran

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Raut wajah sumringah terlihat dari seorang mahasiswa yang baru saja dinyatakan lulus Strata 1 dari kampus UPN Veteran Yogyakarta, Sabtu (13/01/2018). Bukan tanpa alasan lulusan yang diketahui bernama Benny Ariandy Saputra dari Fakultas Teknik ini berbahagia, lantaran selain meraih predikat cumlaude ternyata ia juga berhasil meraih peringkat pertama penghargaan Karya Cendekia.

Predikat Karya Cendekia bukan main-main bagi mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta. Seorang mahasiswa harus memiliki prestasi di bidang akademik, ilmiah maupun non ilmiah juga lulus tepat waktu.

Cukup sulit tampaknya mengejar segala prestasi tersebut sehingga gelar ini menjadi bergengsi bagi para mahasiswa. Namun ternyata tidak dengan Benny yang juga jago beladiri karate.

Tahun 2015 lalu, lulusan yang kini bergelar Sarjana Teknik ini berhasil menyabet juara I Kumite 68 Junior pada Kejuaraan Karate Junior IV Pengprov Forki DIY tahun 2015. Sebuah prestasi yang tak mudah diraih dengan kesibukan kuliah di UPN Veteran Yogyakarta saat itu.

Belum lagi di bidang ilmiah, Benny berhasil mengoleksi juara dari berbagai ajang perlombaan yaitu Juara 1 Geothermal Rig Design Competition pada tahun 2015, Juara 1 Poster Competition OGIP tahun 2014, Juara 1 Paper Competition pada OGIP tahun 2015, Juara III International Oil Rig Design Competition tahun 2015, Juara II Lomba Poster pada Seminar Nasional Kebumian XI tahun 2016 hingga yang terbaru meraih Juara II Paper Competition pada RAISE tahun 2017.

Kepada wartawan, Benny mengaku bangga mendapat predikat tersebut di hari wisuda. Menurut dia, bidang perminyakan dan olahraga karate adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan dari hidupnya selama ini.

“Sampai sekarang masih terus rutin latihan karate tapi tidak ikut kompetisi. Fokus kompetisi ke lomba bidang perminyakan saja karena setelah ini inginnya kerja di perminyakan,” ungkapnya senang.

Awal memilih dunia perminyakan pun menurut dia tak lepas dari peran pelatih karate dan sang ayah Eddy Soesianto. “Pelatih saya menyarankan saya untuk mengambil perminyakan, dorongan yang sama juga diberikan ayah padahal waktu yang sama juga diterima di kampus yang berbeda namun saya memilih UPN,” kenangnya.

Kini lepas lulus Strata 1, Benny berniat bekerja di perusahaan perminyakan seperti keinginannya selama ini. “Semoga setelah ini bisa keterima kerja dan berkarier di bidang perminyakan,” pungkasnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI