Masih Pandemi, Kuliah Tatap Muka Harus Dipersiapkan dengan Matang

REKTOR Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta Prof Dr Edy Suandi Hamid menyatakan, ‎kampusnya belum siap melaksanakan pembelajaran tatap muka. Menurutnya, kemungkinan besar pembelajaran langsung belum akan diterapkan di UWM pada semester I tahun perkuliahan 2020/2021. Karena jika memaksakan diri untuk melakukan pembelajaran tatap muka, pihaknya khawatir risikonya terlalu besar.

Kendati demikian sejumlah upaya terus dilakukan untuk mempersiapkan diri menyambut norma baru dan mahasiswa baru. “Penerapan protokol kesehatan di lingkungan kampus, kami lakukan secara ketat. Kami tidak akan memaksakan diri untuk melakukan pembelajaran tatap muka karena risikonya terlalu besar,” tutur Edy Suandi Hamid.

Pemda DIY pun masih cukup berhati-hati. “Pelaksanaan pembelajaran tatap muka akan dilakukan secara bertahap, tergantung kebijakan masing-masing kampus,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Drs K Baskara Aji di Yogyakarta, Sabtu (8/8/2020).

Terkait soal kapan perkuliahan tatap muka akan dilakukan, Pemda DIY telah berkoordinasi dengan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah V. Nantinya L2Dikti akan mengkoordinasikan dengan PTS dan PTN, karena mereka yang lebih tahu kondisi di lapangan. Langkah itu dilakukan karena memang membutuhkan perencanaan ‎cermat dan matang.

“Sebelum nantinya perkuliahan tatap muka dilakukan ‎L2Dikti akan membuat standard operating procedure (SOP) yang sifatnya general. Tentunya semua PT tetap dalam pengawasan tim gugus tugas penangganan Covid-19. Bahkan jika dalam pelaksanaan kuliah tatap muka protokol kesehatan di langgar dan bisa membahayakan, bisa ditutup lagi,” ungkap Baskara Aji.

BERITA REKOMENDASI