Mendikbud Serahkan Dana Fasilitas Kesenian Sekolah

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Kesenian Dirjen Kebudayaaan menyelenggarakan kegiatan Bantuan Pemerintah Fasilitas Sarana Kesenian di Satuan Pendidikan yang setiap tahun diberikan sejak tahun 2012.

Tahun ini bantuan diberikan kepada para kepala sekolah di Jakarta, Rabu (7/3/2018). Penyerahan dilakukan oleh Menteri Pendikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy. Bantuan alat kesenian kepada kesatuan pendidikan sebagai penunjang pembelajaran di sekolah dan mengenalkan kesenian tradisional dengan tujuan membudayakan sekolah.

"Bantuan pemerintah fasilitas sarana kesenian di satuan pendidikan dimaksudkan membantu sekolah dalam melengkapi sarana dan prasarana kesenian sebagai penunjang pembelajaran di sekolah dan mengenalkan kesenian tradisionil, sehingga tumbuh sikap apresiasi bagi siswa terhadap kesenian tradisional, selain itu juga sebagai upaya pemerintah untuk melestarikan kesenian tradisional dan perlindungan kekayaan budaya bangsa yang dimulai dari dunia pendidikan khususnya sekolah," katanya.

Muhadjir mengharapkan bantuan pemerintah untuk alat kesenian ini dapat dipertanggung jawabkan penggunaanya, selain itu dia juga berharap adanya kordinasi para penerima bantuan dengan dinas kemendikbud didaerah.

"Pada tahun 2018 merupakan tahun ketujuh pelaksanaan pemberian bantuan pemerintah untuk alat kesenian dan tahun ini disalurkan kepada 4300 sekolah, Untuk workshop diharapkan seluruh kepala sekolah memiliki kematangan dalam perencanaan sehingga bertanggung jawab nantinya termasuk untuk penggunaannya," tegas Muhadjir.

Mendikbud menyarankan supaya para kepala sekolah SD, SMP dan SMA seluruh Indonesia mengadakan kordinasi dengan dinas setempat diintensifkan agar jenis bantuan dapat sungguh-sungguh tepat sasaran

"Diharapkan dimasing-masing daerah memiliki prioritas kesenian apa yang akan dikembangkan, dan apa saja yang dibutuhkan sehingga tahun depan dapat diketahui perlengkapan kesenian apa saja yang dibutuhkan," sebut Mendikbud. (Ati)

BERITA REKOMENDASI