Menristek Dikti Usulkan Kenaikan Biaya Hidup

SOLO (KRjogja.com) – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof Dr M Nasir mengusulkan biaya hidup mahasiswa penerima beasiswa Bidik Misi bisa dinaikkan. Karena jatah biaya hidup Rp 600.000,-/bulan dinilai  tidak mencukupi, apalagi yang diterima di kota besar.

Usulan Prof M Nasir disampaikan di depan Menko PMK Puan Maharani pada Temu Nasional Mahasiswa Bidikmisi, Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (Adik Papua), Program Pendidikan Guru (PPG) dan Sarjana Mengajar Daerah Terpencil Terdepan Terluar (SM3T) di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Rabu (10/8).

Secara umum mereka memiliki prestasi akademik luar biasa, tapi mengalami kesulitan dalam biaya hidup. Kuranganya biaya hidup dikawatitkan bisa menyulitkan dalam menyelesaikan studi para mahasiswa Bidik Misi. Dengan dasar itu diusulkan ada penambahan biaya hidup.

Jumlah penerima Bidik Misi tercatat  380.000 mahasiswa. Mereka didorong meraih prestasi sebaik mungkin. Dengan harapan setelah lulus pemerintah bisa memberikan beasiswa untuk meraih jenjang S2 maupun S3 di berbagai negara. "Silakan mau memilih perguruan tinggi terbaik di negara mana kami akan membiayai." (Qom)

BERITA REKOMENDASI